500 Sopir Angkot Tahuna Kabupaten Sangihe Terima Bantuan Natura Pemprov Sulut

Manado – Bantuan Natura Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara tidak saja diterima para Sopir Angkutan Kota (Angkot) Manado. Akan tetapi Bantuan Natura ini juga menyasar para Sopir Angkot di wilayah kepulauan seperti di Kota Tahuna, Ibukota Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Sebanyak 500 Sopir Angkot di Tahuna mendapat Bantuan Natura berupa beras 5 Kg untuk setiap Sopir Angkot.

Penyaluran bantuan Pemprov Sulut bagi para Sopir Angkot berlangsung dua tahap, yakni pembagian pada Sabtu (04/04/2020) untuk 200 Sopir Angkot dan sisanya 300 Sopir Angkot diserahkan pada Minggu (05/04/2020) siang, seperti dilansir dari Kompaq.id.

Bantuan ini berawal dari surat permohonan dari para Sopir Angkot di wilayah itu yang ditujukan kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Sulut Drs Steven OE Kandouw di Manado.

Menurut Johanes Edwar Karel, perwakilan para Sopir Angkot di wilayah itu, permohonan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, langsung ditindaklanjuti Dinas Sosial Daerah Provinsi Sulut.

Bahkan, tambah Johanes, penyaluran Bantuan Natura ini dikawal langsung oleh Jullivan J. Kondoahi, S.Kom selaku Kepala Seksi Jaminan Sosial Keluarga yang didampingi oleh Jerry Kh. Hamonsina, SSTP selaku Kepala Seksi PSKBM dan di bantu oleh, Kacabdin Dikda Prov. Sulut Max Tielung, Kepala UPT Wilayah III Dinas PUPR Daerah Prov Sulut Jusran Gahansa, Kepala UPT Wilayah III Dinas Perikanan dan Kelautan Daerah Prov. Sulut Alfonsius Lumondo 4, Kepala UPT Dinas ESDM Sangihe, Sitaro dan Talaud, Elfis Matantu, Kepsek SMAN 1 Tahuna, Martin Luther Janis, M.pd, dan Tonny Fredom serta para Relawan Sosial Pekerja dan para Pendamping PKH.

“Bansos ini merupakan tindak lanjut dari Pemprov Sulut terkait surat Permohonan Sopir Angkot Tahuna. Untuk itu kami menerapkan Protap sesuai dengan permintaan pusat, yaitu: dengan cara penerimaan secara bergilir, dan bukan mengumpulkan orang banyak dalam suatu tempat” terang Kondoahi.

“Karena berdasarkan aturan atau himbauan Presiden Joko Widodo, terkait Physics Distance serta mematuhi larangan dari Kapolri agar tidak mengumpukan banyak orang di suatu tempat, jadi kami mengatur penyaluran ini satu per satu sesuai dengan data yang masuk dan telah memegang Kupon Bansos” tambahnya.

“Dalam satu antrian kami hanya memperbolehkan maksimal 10 kendaraan dengan jarak tertentu, setelah itu baru diperbolehkan antrian berikutnya. Begitu seterusnya. Saat memberi sembako, para sopir tidak boleh turun dari mobilnya dan cukup menunjukan kupon, lantas kantung beras diberikan oleh para relawan,” tutup Kondoahi.

Sejumlah relawan pekerja sosial yang dipimpin oleh Junawir Stirman SH, turut mensukseskan giat sosial ini sejak pukul 09.00 hingga pukul 17.30 wita yang kemudian dilanjutkan lagi pada hari Minggu 05/4 pukul 13 hingga selesai.

Kadis Sosial Daerah Provinsi Sulut dr Rinny Tumuntuan MKes mengajak Pemkab Sangihe bekerja sama dan bergotong royong membantu para pekerja berpenghasilan harian di wilayahnya yang terdampak Covid-19.

“Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe bisa bekerjasama menindaklanjuti Keputusan Presiden. Karena ini semua bersinggungan langsung dengan masyarakat Sangihe terkait bantuan untuk masyarakat,” kata dr Rinny.

Di lain kesempatan Johanes menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Sulut.

“Saya mewakili seluruh Sopir Angkot Tahuna mengucapkan terimakasih kepada Bapak Gubernur Olly Dondokambey SE dan Bapak Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandow serta Ibu Kadis dr Rinny Tumuntuan MKes, karena telah berkenan untuk menyalurkan bantuan ini bagi kami. Besar harapan kami kiranya Pemkab juga memberikan bantuan pada tahap selanjutnya, dan bisa menyeluruh kepada kami masyarakat Sangihe”, ungkap Johanes.

Leave a Reply