Ada Pelayanan Puskesmas Dikeluhkan, Kaunang: Bila Benar Lalai Akan Kami Tindaki

Minahasa – Komitmen Bupati Minahasa Ir Royke Oktavian Roring MSi dan Wakil Bupati Robby Dondokambey SSi (ROR-RD), untuk memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat Kabupaten Minahasa, termasuk pelayanan kesehatan, diduga tercoreng akibat ulah oknum-oknum tertentu dalam instansi pelayanan publik, seperti pelayanan Pusat Kesehatan Masyarakat atau Puskesmas, karena dinilai tak maksimal dalam memberikan pelayanan.

Di salah satu Puskesmas di Minahasa, pelayanan kesehatan oleh oknum Perawat bahkan oknum Dokter dikeluhkan sejumlah warga. Pasalnya, selain pelayanannya oleh warga dinilai lambat, diduga pula salah satu oknum pegawai di Puskesmas ini meminta sejumlah uang kepada pasien sebelum melakukan pemeriksaan.

Tak hanya itu, bahkan menurut sejumlah warga yang identitasnya dirahasiakan menuturkan, ada oknum dokter diduga terkesan hanya cuek dan sibuk memegang telepon selulernya sambil main game, disaat banyak pasien antri menunggu pemeriksaan.

“Baru mau daftar ambil nomor saja pegawainya sudah jutek melayani. Sudah begitu, anak saya kesakitan dan berharap segera mendapat perawatan tapi malah oknum dokter hanya sibuk dengan handphone nya,” keluh salah seorang pasien.

“Ada pula oknum pegawai yang malah memutar lagu dengan suara keras dan malah asik selfie. Saya menegur bahwa apakah nanti pasien meninggal baru dilayani? Baru mereka layani,” keluhnya lagi.

Tak hanya itu saja, keluhan-keluhan lain dari masyarakat pun bermunculan. Ada yang mengeluh karena harus mengeluarkan sejumlah uang saat memeriksakan kandungan padahal memiliki kartu BPJS Kesehatan, dan ada pula yang sudah diperiksa tapi tidak diberi obat dengan alasan stok obat kosong, hingga pembiayaan saat hendak mencabut gigi.

“Saya sudah mendaftar dan antri di poli gigi, setelah akan dilayani, petugas mengatakan kalau satu gigi gratis, lebih dari satu bayar. Karena menurut oknum perawat tersebut obat suntik yang dipakai adalah milik pribadi bukan Puskesmas. Dan akhirnya saya batalkan untuk mencabut gigi,” keluh warga yang lain sembari berharap ada tindakan dari pemerintah akan keluhan warga.

Terkait keluhan masyarakat ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa dr Yuliana Kaunang MKes, ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan mengatakan bahwa, pihaknya berjanji akan mengkonfirmasi ke Puskesmas yang dimaksud dan akan mengambil tindakan bila keluhan tersebut benar.

“Bila benar lalai dalam menjalankan tugas maka akan kami tindaki. Kita akan tindaklanjuti dan memberikan teguran kepada dokter atau pimpinan Puskesmas,” tegas Kaunang.

“Komitmen Bupati dan Wakil Bupati sesuai program unggulan ROR-RD bahwa semua pemberi pelayanan publik termasuk Puskesmas, harus meningkatkan mutu pelayanan, agar masyarakat terlayani dengan baik, bukan menyusahkan masyarakat,” pungkasnya.(fernando lumanauw)

Leave a Reply