Advetorial: KPU Minahasa Sukses Gelar Debat Publik Putaran Terakhir, Paslon Bupati dan Wakil Bupati Minahasa 2018-2023

Minahasa – Setelah sukses dengan Debat Publik Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Minahasa periode 2018-2023, putaran pertama dan kedua, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa, kembali sukses menggelar Debat Publik ketiga atau yang menjadi debat putaran terakhir, Rabu (20/06) siang, bertempat di Mercure Hotel Convention Hall Tateli, Kecamatan Mandolang.

Acara diawali sambutan oleh Ketua KPU Minahasa Dra Wisye Wilar MSi, dimana dirinya mengajak masyarakat Minahasa untuk menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Minahasa tahun 2018 ini, dengan menyalurkan hak pilih pada 27 Juni nanti. “Mari kita sukseskan Pilkada Minahasa 2018, yang kredibel dan aman, sembari menjunjung tinggi asas demokrasi,” ajak Wilar.

Debat antara Paslon nomor urut satu, Ivan Sarundajang-Careig Naichel Runtu SIP (Ivansa-CNR) dan Paslon nomor urut dua, Ir Royke Oktavianus Roring MSi-Robby Dondokambey SSi (RR-RD) kali ini, mengangkat tema, “Reformasi Pelayanan Publik, Tata Kelola Pemerintah, Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi”, dengan sebagai moderator, Dosen Unima Fitri Herawati Mamonto SAg MAP, dengan tiga Panelis masing-masing
Akademisi Unsrat Manado DR Ferry Daud Liando, Dosen Unsrat Manado Toar Neman Palilingan SH MH, serta Dr Goinpeace Handerson Tumbel SSos MAP MSi.

Debat kali ini terbagi atas empat segmen, dimana pada segmen pertama para Paslon menyampaikan visi dan misi terkait tema pembahasan, kemudian pada segmen kedua para Paslon masing-masing mendapat pertanyaan dari para panelis yang telah tertulis dan dimasukkan dalam amplop bersegel. Segmen ketiga, para Paslon kemudian saling bertanya satu dengan yang lainnya dan segmen keempat adalah penutup atau clossing statemen para Paslon.

Dalam debat ini, kedua Paslon berjanji tak akan korupsi bahkan justru akan memberantas korupsi, bila nanti dipercayakan masyarakat untuk memimpin Minahasa lima tahun kedepan. Keduanya juga berjanji bahwa dalam Pilkada 2018 ini, mereka tak akan mempraktekkan money politic untuk menarik simpati masyarakat.

“Kami pasangan apa adanya bukan ada apanya. Pilihlah sesuai hati nurani. Kami tidak akan menerapkan money politic, terkecuali anggaran politik,” ucap Ivansa.

“Salah satu penghambat pelayanan publik adalah karena adanya perilaku korupsi. Untuk itu kami berkomitmen tidak akan korupsi dan tidak akan melakukan money politic. Kami siap tidak melakukan sogokan saat Pilkada, karena money politic merusak demokrasi,” ungkap RR.

Acara kemudian diakhiri dengan ucapan terima kasih oleh Komisioner KPU Minahasa Lord Arthur Malonda SPd. Dimana dirinya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung KPU Minahasa, hingga bisa sukses menggelar Debat Publik, mulai dari debat pertama hingga terakhir.

“Terima kasih kepada semua yang telah mengambila bagian untuk suksesnya acara ini, mulai dari pemerintah, masyarakat pendukung Paslon, Moderator, para Panelis, pemantau, Panwas, pihak Kepolisian dan TNI serta seluruh yang sudah membantu suksesnya acara ini,” ungkap Malonda.

Turut hadir, Penjabat Bupati Minahasa Drs Royke Herkules Mewoh DEA, Kapolres Minahasa AKBP Chris R Pusung SIK, Dandim 1302 Minahasa Letkol Inf Jubert Nixon Purnama STh, Sekretaris Daerah Minahasa Jeffry Robby Korengkeng SH MSi, Komisioner KPU Provinsi Sulut Meidy Y Tinangon MSi, Wakapolres Tomohon AKP Joyce Wowor, Ketua Panwas Minahasa Donny Rumagit SH dan anggotanya, serta tamu undangan lainnya.(fernando lumanauw)

Leave a Reply