Antisipasi Bahaya Penyakit Corona, Dinkes Minahasa Sebarkan Surat Edaran ke Puskesmas

Minahasa – Belakangan ini, pemerintah Indonesia dibuat waspada dengan adanya bahaya penyakit Corona yang berasal dari negeri China, yang kini mulai mewabah. Tak terkecuali di Sulawesi Utara (Sulut), mengingat daerah Nyiur Melambai ini menjadi daerah yang paling sering didatangi ribuan wisatawan asal China setiap tahun.

Di Kabupaten Minahasa sendiri, meski belum didapati ada kasus penyakit berbahaya yang bisa menyebabkan kematian ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa melalui Dinas Kesehatan, telah menyebarkan surat edaran ke seluruh Puskesmas, untuk mengantisipasi bahaya penyakit ini.

Kepala Dinas Kesehata Minahasa dr Maya Rambitan MKes, kepada Cybersulutnews.co.id, Rabu (22/01) sore mengatakan, surat edaran tersebut merupakan tindak lanjut surat edaran dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Repoblik Indonesia.

“Sampai saat ini belum ada kasus terkena penyakit Corona di Minahasa. Namun, sudah ada surat edaran ke seluruh Puskesmas yang ada di Minahasa, dimana surat edaran ini sesuai surat edaran dari Kemenkes. Dalam isi edaran ini menghimbau kepada masyarakat agar waspada dini terhadap penyakit Influensa Like Illnes atau ILI. Bila keluar daerah, sebisa mungkin selalu menggunakan masker,” terang Rambitan.

Terkait kewaspadaan ini menurutnya, pihaknya meminta kepada Puskesmas, bila ada gejala ILI agar segera diwaspadai dan ditangani secara intens, karena penyakit ILI biasanya terkana pada anak-anak karena lebih rentan.

Seandainya didapati ada kasus penyakit Corona, menurut Rambitan, penderita diminta segera diisolasi oleh petugas kesehatan dan petugas kesehatan ketika dalam penanganan kasus harus senantiasa menggunakan pelindung.

“Gejala awal penyakit ini adalah suhu badan panas. Bila mulai ada gejala seperti ini, sebaiknya segera ditangani, walaupun mungkin bukan penyakit Corona,” ujarnya.

Rambitan lalu menghimbau masyarakat agar senantiasa menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh, sebab penyakit seperti ini biasanya menyerang manusia yang dalam keadaan ketahanan tubuh kurang baik.

“Jaga kesehatan dengan meningkatkan daya tahan tubuh, dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat atau GERMAS, dimana kita melakukan aktivitas fisik secara rutin, konsumsi buah dan sayur, tidak merokok dan tidak mengkonsumsi minuman alkohol, melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, menjaga kebersihan lingkungan dan menggunakan jamban,” kata Rambitan.

“Selain itu, hiduplah dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat atau PHBS, karena penyakit yang disebabkan oleh virus ini, dapat menyerang manusia yang dalam kondisi tubuh tidak fit,” pungkasnya.(fernando lumanauw)

Leave a Reply