Balai Wartawan PWI Sulut Dirusak Oknum Misterius, Ketum Minta Anggota Tahan Diri

Manado – Balai Wartawan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), yang berlokasi di jalan Sudirman Nomor 3, atau tepatnya di depan Gedung Joeang, Kota Manado, dirusak oknum tak dikenal, yang diduga dilakukan sekitar Rabu (31/03) malam atau Kamis (01/04) dini hari.

Tindakan pengrusakan ini lebih dulu diketahui Yamin Sumo, penjaga dan petugas kebersihan di gedung tersebut, sekitar pukul 09:30 WITA, saat dirinya hendak melakukan tugas kesehariannya, secara khusus pada hari itu di lantai dua bangunan tersebut.

“Waktu hendak membersihkan ruangan di lantai dua, saya kaget melihat ruangan pengurus PWI sudah terbuka. Setelah saya dekati ternyata pintu masuk di ruangan itu sudah dibobol dan dirusak,” terang Yamin.

Baik pintu, kursi tamu, meja dan atribut ucapan selamat Konferensi Sulut 2021, dirusak dan ruangan tampak berantakan. Bahkan, pisau yang diduga digunakan oknum tak dikenal tersebut, masih ada di Kantor PWI.

Melihat kondisi ini, kata Yamin, dirinya langsung menghubungi Drs Vocke Lontaan, Ketua PWI Sulut terpilih Periode 2021 -2026 dan Panitia Konferensi PWI Sulut, Adrianus R Pusungnaung.

Menanggapi peristiwa pengrusakan dan bentuk teror tersebut, Adrianus R Pusungnaung (ARP) sore harinya sekitar pukul 16:30 WITA, mendatangi SPKT Mapolda Sulut, melaporkan peristiwa pengrusakan tersebut.

“Benar, kasus ini sudah saya laporkan ke Polda Sulut dengan laporan Polisi Nomor LP/162/IV/2021/Sulut/SPKT Tanggal 01 April 2021. Karena saudara Vocke Lontaan masih menunggu SK dari PWI Pusat dan belum di lantik, maka selaku Panitia Seksi Keamanan di konferensi PWI Sulut Senin awal pekan lalu, saya diberikan wewenang untuk melaporkan kasus ini ke Polda Sulut. Pelakunya kami belum tau, jadi kita serahkan ke Polda Sulut untuk penyelesaian kasus ini,” terang Pusungnaung usai membuat laporan.

Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana melalui
Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Jules Abraham Abast, ketika dikonfirmasi terkait laporan dari pihak PWI Sulut, membenarkan.

“Benar ada laporan dugaan pengrusakan di Balai Wartawan PWI Sulut. Tentu ini akan kami tindak lanjuti dan proses sesuai prosedur hukum yang berlaku. Kita tunggu saja perkembangannya, karena juga baru di laporkan sore tadi,” ujarnya.

Sementara, menyikapi insiden pengrusakan di balai wartawan PWI Sulut di Kota Manado, Ketua Umum (Ketum) PWI Atal S Depari meminta kepada seluruh anggota PWI, secara khusus yang ada di Sulut, agar menahan diri dan tidak terpancing.

“Saya merasa turut prihatin dengan apa yang terjadi di Balai PWI Sulut. Tapi, saya mengimbau kepada seluruh anggota PWI Sulut, jangan terpancing dan tetap menahan diri. Apakah kasus ada kaitannya dengan Konferensi Pemilihan Ketua PWI Sulut atau tidak. Kita serahkan saja kepada pihak berwajib, dalam hal ini Polda Sulut, karena kasus ini sudah dilaporkan. Saya yakin Polda Sulut dapat menyelesaikan kasus ini dengan Profesional dan Proposional,” tukasnya.(fernando lumanauw)

Leave a Reply