Belajar di Jakarta Smart City, ROR-RD Bakal Terapkan Konsep Smart City di Minahasa

Jakarta – Guna memaksimalkan pelayanan publik di Kabupaten Minahasa, ketika mereka menjalankan roda pemerintahan nantinya, Bupati Minahasa terpilih Ir Royke Oktavianus Roring MSi (ROR) bersama Wakil Bupati terpilih Robby Dondokambey SSi (RD), bakal menerapkan konsep Smart City.

Hal ini dibuktikan dengan berkunjungnya ROR ke Balai Kota DKI Jakarta, 18 September 2018 lalu, untuk melihat dari dekat konsep pelayanan masyarakat berbasis elektronik, yang disebut Smart City ini.

Akan hal ini, ROR mengaku kagum dengan konsep Smart City yang diterapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, dimana didalamnya dirinya bisa melihat perkembangan dan kreatifitas Pemprov DKI Jakarta, dalam membangun Jakarta.

“Dalam visi dan misi kita waktu kampanye, kita ada program yang namanya RRRD (Reaksi Respon Relief Daerah, red) Call Center. Hal ini supaya kedepan Pemkab Minahasa akal lebih mengoptimalkan pelayanan publik, sehingga masyarakat bisa menerima pelayanan prima. Untuk itu, sementara menunggu waktu pelantikan, kita berkunjung ke Jakarta Smart City untuk belajar, dan menerpakan ini di Minahasa,” kata ROR.

Sementara, Jakarta Smart City sendiri merupakan program yang bermanfaat untuk membangun Kota Jakarta, dengan menggunakan teknologi informasi dan data. Tujuannya, untuk menjadikan Jakarta layak huni, dimana dengan aplikasi ini, masyarakat dapat bersama sama memantau Jakarta agar lebih baik lagi.

Jakarta Smart City mengintegrasikan seluruh data dan informasi dari SKPD terkait dengan menggunakan algoritma dan visualisasi pemetaan. Dalam aplikasi ini terdapat konten yang disebut QLUE dimana masyarakat cukup memfoto peristiwa yang akan dilaporkan dan menyertakan alamat, maka info tersebut akan diteruskan oleh admin kepada instansi terkait dan diselesaikan maksimal dua hari.

Dengan program Jakarta Smart City ini, masyarakat dapat mengetahui setiap program, hingga harga bahan pokok di pasar tradisional. Selain itu, ada banyak program lainnya yang ikut dipaparkan Pemprov DKI. Misalnya terkait keamanan, Jakarta saat ini telah dilengkapi dengan 6.000 lebih CCTV dan bekerjasama dengan TNI/POLRI agar tercipta keamanan bagi masyarakat dalam beraktifitas.(fernando lumanauw)

Leave a Reply