Berkas Perkara Masuk Kejaksaan, 2 Tersangka Korupsi Mami Bolmut Segera Jalani Sidang

Manado – Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulut, Senin (25/01/2016), resmi melimpahkan berkas perkara kasus dugaan korupsi Mami Fiktif yang menyeret, Sekda Bolmut, RP alias Posumah dan Bendahara Pembantu, IY alias Iyam ke Kejaksaan.

Berkas perkara dugaan mega korupsi yang mengakibatkan negara merugi Rp 2.7 miliar itu pun kini masuk tahap dua. Dengan begitu, dua tersangka yang dinilai bertanggung jawab atas terjadinya kasus tersebut akan segera menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Manado.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulut, AKBP Wilson Damanik mengatakan, pihaknya telah melengkapi berkas tersebut dengan status P21. “Berkas perkara beserta tersangka telah kami serahkan ke Kejaksaan untuk menjalani proses persidangan. Kini Polda Sulut maju satu langkah untuk menangani kasus korupsi ini,” terang Damanik sembari menambahkan masih akan mencari tersangka lain.

Sedang kata Damanik, Pasal yang dikenakan kepada dua tersangka korupsi Mami di Kabupaten Bolmut yakni, Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 Jo Pasal 15 dan Pasal 18 UU Nomor 31 tahun 1999 Jo UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Jo Pasal 55 (1) ke 1 KUH Pidana.

Seperti dalam pemberitaan Cybersulutnews.co.id, perkara Mami Bolmut ini, sudah mulai diusut Polda sejak 2013 silam, tepatnya bulan Oktober. Dalam proses penyelidikan yang panjang, penyidik Tipikor sempat memanggil Hamdan Datunsolang, Sekretariat Daerah (Setda) Recky Posumah, serta sejumlah PNS Bolmut dan pihak-pihak terkait ke Mapolda Sulut, guna memberikan keterangan.

Begitu mendapati adanya penyimpangan, proses penanganan pun kemudian dinaikkan ke tahap sidik. Pergerakan pengusutan kasus, diawali dari temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Sulut, atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2012 Pemkab Bolmut. Atas kejanggalan tersebut, pihak BPK akhirnya memberikan penilaian opini Disclaimer.

Penyidik Polda juga sempat bertandang ke wilayah Totabuan untuk melakukan penggeledahan serta penyitaan dokumen negara yang tersimpan rapih dalam rumah pribadi mantan Bendahara Pemkab Bolmut. Sejumlah dokumen terkait dugaan korupsi dana APBD 2012-2013 di antaranya, dokumen Mami di Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Bolmut 2012, Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) 2013, langsung disita sebagai barang bukti.(jenglen manolong)

Leave a Reply