Bersyukur HUT Ke – 23, Christy Masengi Sapa Para Pengangkut Sampah

MANADO,cybersulutnews – Perempuan muda bernama lengkap Lukresia Vanessa Christy Masengi, Jumat (26/10/2018) lalu, genap berusia 23 tahun. Ulang Tahun kali ini dirayakannya dengan sejumlah elemen masyarkat, tak terkecuali para pengangkut sampah.

Bersama ibunya, Vany Samsu, wanita bergelar Sarjana Hukum (SH) itu memilih memaknai hari jadinya dengan berbagi berkat bersama masyarakat yang mencari nafkah sebagai pengangkut sampah, penyapu jalan, tukang ojek dan pedagang di pasar.

Jumat pagi itu, Christy membagikan 500 paket yang berisi buah-buahan yang dibagikan di kawasan Jalan Boulevard, Jalan Samrat kawasan Bahu serta Pasar Bahu, Manado. Pembagian hadiah ini diakhiri di Puskesmas Sario kepada sejumlah lansia yang baru saja olah raga senam.

Ia pun terlihat belajar melayani masyarakat kelas bawah. Dia pun tak malu-malu menyalami dan membagikan buah-buahan dengan para pengangkut sampah, sekalipun para petugas ini sedang mengangkat sampah bak sampah.

Christy mengaku berbagi kasih seperti ini adalah cara yang tepat agar semakin dengan masyarakat. Dia berdoa agar Tuhan memberi kesehatan dan berkat melimpah pada pejuang kebersihan Kota Manado tersebut. “Karena tanpa mereka, Kota Manado tidak akan pernah terlihat indah,” sebutnya.

Malam harinya, Christy merayakan HUT nya bersama keluarga, kerabat serta jemaat GMIM Getsemani Sario Kota Baru (Sakobar) di Rumah Aspirasi yang terletak di ruko Megamas. Acara ini juga dirangkaikan dengan peresmian Rumah Aspirasi itu.

Cici panggilan akrabnya, yang juga mencalonkan diri dari PDIP Dapil Sario-Malalayang tersebut, dalam sambutannya pada ibadah itu bahwa motto hidupnya adalah usaha, pengorbanan dan doa. Dia bersama keluarganya pun menyanyikan kidung rohani ‘Smua Baik’.

“Motivasinya, keterpanggilan untuk melayani masyarakat. Karena saya juga salah salah satu generasi muda atau generasi milenial, saya ingin menjadi tempat dimana orang orang dapat menyalurkan aspirasi untuk saya bawa ke pemerintah,” tuturnya.

Untuk Rumah Aspirasi, ditambahkan Cici, itu adalah ide dari mamanya. Sebab menurutnya untuk berkiprah di dunia politik, harus ada dukungan dari orang tua. “Semoga Rumah Aspirasi ini dapat menampung cita-cita dan harapan dari masyarakat,” kunci pemilik semboyan politik ‘Berjuang untuk Mengabdi, Bekerja dengan Jujur dan Bertanggung Jawab’ itu. (Marend)

Leave a Reply