BULAN SELFIE SE KOTA MANADO, MANADO FIESTA….

Celoteh : Vebry T H

MUNGKIN ada yang keheranan melihat foto-foto saya yang nge-selfie di Kota Tomohon, ternyata berbeda dengan judul tulisan ini,” Bulan Selfie se Kota Manado, Manado Fiesta”.

Kenapa Tomohon ? Yah saya begitu terpesona dengan ‘kemolekan’ danau Linow nan indah dan membuat saya betah duduk berjam-jam menikmati luar biasanya pesona ciptaan Tuhan ini.

Mau bukti ? Walau rasa kopinya masih jauh dari kopi ala para juragan kopi di Manado, tetapi saya bisa dibuat betah duduk berlama-lama sebetah sejauh mata memandang di danau Linow yang menerawangkan pikiran saya secara ‘menggelitik’ pertanyakan mengenai pendapatan ditempat tersebut yang mencapai miliaran rupiah bahkan mungkin lebih yang diraup oleh kaum pengusaha, nyata mereka memiliki lahan dengan status hak milik di danau tersebut, hemmm…

Kota Manado dihari ini menggeliat iven Manado Fiesta 2017 yang digagas begitu apiknya oleh sang maestronya, tak lain Walikota, GSV Lumentut dan Wakil Walikota, Mor Bastian.

Tujuh kegiatan atau acara Manado Fiesta 2017, yakni :

1. Fisco pada 2 September 2017, Start di Boulevard 2 Karang Ria da kegiatan parade sepanjang jalan Boulevard hingga finish di Taman Berkat. Pembukaan sekaligus kegiatan FISCO (Karnaval Kendaraan hias).

2. Flyng 3 September 2017, paramotor, parachuting dan paragliding lokasi di Gunung Tumpa.

3.Fair 1-3 September 2017  (Pameran lukisan anak) lokasi di Star Squer. 1-4 September 2017 Travel mart dan UKM lokasi di Jendela Indonesia. 1-10 September 2017, Pameran taman hias dan produk olahan oleh Dinas Pertanian di Parkiran Manado Town Square. 1-10 September 2017, pameran Lukisan di Aston Hotel.

4.Fun – Music .1-6 September 2017 Cantate, Lomba Paduan Suara Internasional di Sintesa Peninsula Hotel. 5 September 2017, Bay Jazz Festival Kolaborasi band dan musik tradisonal di Lapangan Bantik Malalayang.

5. Fashion.6-7 September, Kegiatan fashion unsusr Kaeng Manado 50 persen, kategori gaun malam dan busana muslim, ASN, dengan office dress untuk dilombakan oleh anak dan dewasa di Manado Town Square 2.

6.Food 8-9 September 2017 , Kegiatan lomba sambal, cipta rasa dan umum yang akan diikuti oleh kelurahan dan pihak resto/hotel serta mahasiswa dan siswa di Godbless Park.

7.Faith 10 September 2017, KKR oleh masing-masing agama dan zikir untuk umat muslim. Puncak acara akan digelar pentas seni di Taman Berkat serta makan bersama.

Tentu tujuan Manado Fiesta 2017 ini mulia dan harusnya semulianya…Ada multiple effect yang diharapkan pemerintah dengan iven tersebut, antara lain potensi pariwisata bisa maksimal yang akan melonjak kunjungan turis lokal mau pun mancanegara, sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) akan bergairah dan bisa bergerak positif kearah pengutan ekonomi sektor rill, memupuk kebersamaan dan toleransi masyarakat, serta tujuan lain-lainnya.

Terinti kota Manado menjadi kota nyaman dan katanya harus menjadi milik bersama.. Wah, kegiatan spektakuler dan harus berdampak terhadap tampilan kota Manado yang benar-benar nyaman disegala sektor kehidupan masyarakat yang menjadi harapannya.

Apakah itu ? Yaitu jauh dari bertumpuknya sampah di jalan utama maupun lorong-lorong pemukiman warga, aparat pemerintah yang tangguh dan mengerti arti sebagai pelayan warga, drainase yang baik dan tak pernah banjir walau hujan sesaat, pasar tradisional yang tidak amburadul tak berbau busuk dan becek, trotoar yang nyaman dan tak berbahaya tanpa lubang yang bisa mencelakai warga pejalan kaki ataupun turis yang datang ke Manado, kemacetan pusat kota Manado bisa terurai dengan sistem transportasi yang benar-benar cerdas dan bukan lips service atau retorika semata, tingkat pengangguran yang setiap saat bisa ditekan dengan membuka seluasnya lapangan kerja, kejahatan atau kenakalan remaja dan pemuda tak berdampak pada kenyamanan lingkungan dan kota, Pekerja Seks Komersial (PSK) tidak berkeliaran dari satu hotel kelas melati sampai ke hotel berbintang sehingga HIV-AIDS tak jadi momok menakutkan dikeluarga dan masyatakat, dan harapan lainnya yang seakan tak pernah diwujudkan selain iven-iven yang berdampak hanya pada para pengusaha perhotelan, travel-travel, pusat perbelanjaan para pengusaha nasional, bahkan terkesan ajang pencitraan top eksekutif belaka saja.

Mana sektor UKM yang ada ?.. Mana produk-produk lokal karya UKM yang dijual mereka sendiri di pasar atau pusar jajanan karya UKM yang bisa dibeli turis lokal dan turis mancanegara dan bukannya mereka para penguasaha ‘berkulit bunglon’ kadang bisa berubah jadi kontraktor, politisi bahkan pemerintah itu sendiri.

Seperti awal tulisan saya ini, jangan sampai danau Linow karya Sang Maha Kuasa yang begitu indahnya itu, hasilnya hanya dinikmati begitu luar biasa oleh kaum pengusaha, demikian halnya dengan iven Manado Fiesta atau iven-iven lainnya…

Yah, 10 hari ini mari kita saksikan di Sosial Media (Sosmed) para mania Selfie dari semua tingkatan masyarakat akan memviralkan Manado Fiesta 2017 di dunia bulat Sosmed.. Ah ngeselfie ah….(vebry deandra)

Leave a Reply