Bupati ROR Siap Sandang Gelar Doktor Teknik Sipil dari Unbraw Malang

Malang – Bila dinyatakan lulus dalam ujian disertasi tertutup program Doktor Teknik Sipil, minat Transportasi di Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Malang, maka Bupati Minahasa Ir Royke Octavian Roring MSi, siap menyandang gelar Doktor Teknik Sipil.

Bupati ROR sendiri, pada Selasa (25/02) pagi tadi, baru saja mengikuti ujian disertasi, yang menghadirkan Komisi Pembimbing dan Promotor Prof Ir Lutfi Djakfar MSCE PhD Ko-promotor dan Ir Achmad Wicaksono MEng Phd, dengan Komisi Penguji Prof Dr Marjono MPhil dan Prof Ir Wimpy Santosa MEng MSCE PhD, di gedung Pasca Sarjana Universitas Brawijaya (Unbraw) Malang.

Pada ujian tertutup ini, Bupati ROR diuji soal hasil penelitian yang dilakukannya di lapangan yang dibuat dalam bentuk disertasi. Judul disertasi yakni “Pengaruh Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Dan Pembangunan Pelabuhan Hub Internasional Bitung Terhadap Penyediaan Infrastruktur Transportasi Menggunakan Metode Structural Equation Modeling”.

Bupati ROR usai ujian tertutup ini mengatakan, dirinya siap melanjutkan ke tahap selanjutnya, yakni ujian terbuka.

“Puji Tuhan, oleh karena pertolongan-Nya akhir saya bisa selesai mengikuti ujian tertutup ini, setelah kurang lebih dua jam memaparkan disertasi dan berdiskusi dengan dosen penguji. Selanjutnya nanti saya akan mengikuti ujian terbuka, dalam keyakinan Tuhan pasti juga tetap menolong,” ujar Bupati sembari memohon doa dan dukungan warga Minahasa, agar dirinya bisa lulus.

Sementara, Komisi Penguji Prof Dr Marjono MPhil mengatakan, ujian tertutup merupakan salah satu upaya penguji untuk mengetahui penguasaan materi hasil penelitian berbentuk disertasi, sebelum memperoleh gelar Doktor.

Menurutnya, dalam ujian, penguji mengupas secara detail hasil penelitian yang telah dilakukan di lapangan untuk memastikan apakah benar-benar menguasai hasil penelitian yang telah dibuat.

“Untuk menjadi seorang Doktor tidak gampang, harus diuji dari kulit ke kulit. Ujian tertutup ini untuk mengetahui apakah peserta menguasai atau tidak hasil penelitiannya di lapangan,” ujar Marjono didampingi Penguji lainnya Prof Ir Wimpy Santosa MEng MSCE PhD.

“Tahapan selanjutnya nanti adalah ujian terbuka. Waktunya akan ditentukan oleh Tim Penguji,” pungkasnya.

Sebelumnya, pada 19 Desember tahun lalu, Bupati ROR telah lebih dahulu melaksanakan tahapan memaparkan hasil penelitian dihadapan para penguji.(fernando lumanauw)

Leave a Reply