Buruk Bagi Para Turis, Manado Penuh Sampah Hingga ke Pantai Boulevard

Sampah di pantai Boulevard Manado.

Sampah di pantai Boulevard Manado.

Manado – Kota Manado yang menjadi ibukota Provinsi Sulawesi Utara harus cepat berbenah dengan kunjungan turis mancanegara yang begitu membludak.

Saat ini saja tercatat sekitar 16.000 lebih turis asal negara tirai bambu atau China (Thiongkok,red) yang datang di Manado dan daerah lainnya di Sulut, belum ditambah turis asal negara Eropa, Amerika maupun Asia lainnya seperti negara Jepang.

Warga memancing diantara sampah di pantai.

Warga memancing diantara sampah di pantai.

Namun sangat disayangkan, Kota Manado yang dipimpin Walikota GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Mor Bastian yang menggaung-gaungkan sebagai pimpinan cerdas ini seakan tak berdaya dengan berbagai permasalahan kota, seperti sampah menumpuk yang mengotori sudut-sudut kota, sungai yang kotor, pasar yang semraut dan bau, serta pantai Manado yang penuh sampah.

Belum ditambah buruknya infrastruktur di Kota Manado, seperti drainase buruk, trotoar yang tak tertata bahkan membahayakan pejalan kaki, jalan banyak yang berlubang dan lain sebagainya.

Pantauan cybersulutnews.co.id, Jumat 2 September 2016 di pantai Boulevard tepatnya di jembatan antara kawasan Mega Mas dan Manado Town Square (Mantos) pada pukul 17.00 Wita, tampak begitu banyaknya sampah berada di sungai serta pantai hingga mencapai beberapa ratus meter di tengah laut.

“Begini selalu kalau hujan walau sebentar, maka sampah-sampah dari aliran sungai di tempat itu akan mengalir sampai ke pantai bahkan tengah laut. Seharusnya ada langkah-langkah yang tepat oleh pemerintah, jangan Kota Manado akhirnya harus dijuluki kota sampah,” ungkap Alex Sumakut, warga Manado yang juga ada ditempat itu.

Nampak juga beberapa warga asik memancing walau sampah-sampah kadang menghalangi kail mereka. Beberapa warga lainnya juga sibuk mengabadikan sampah-sampah yang begitu membuat image Kota Manado menjadi buruk jika tidak pernah berbenah. “Kalau kunjungan Turis begitu banyak, tentu sampah-sampah ini akan membuat malu kita-kita juga sebagai warga Manado,” ungkap Novita Mongi saat ditanya mengenai sampah-sampah yang tak mengenakkan mata itu, apalagi Boulevard Manado merupakan pusat hiburan dan bisnis itu.(csn)

Leave a Reply