Dari 255 Ribu Paket, Pemprov Sulut Salurkan Bantuan Sebanyak 161.107 Lewat 839 Lembaga Keagamaan

Gubernur Olly Dondokambey SE saat menyerahkan bantuan paket sembako kepada perwakilan Jamaah Muslim di pulau Gangga, Talise, Bangka dan Kinabuhutan

Manado – Kepedulian Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah Kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wagub Drs Steven OE Kandouw terhadap warga terdampak bencana non alam Virus Corona atau Covid-19 di 15 Kabupaten dan Kota se-Sulut, terus saja dilakukan.

Buktinya, dari 255.000 paket sembako yang disediakan Pemprov Sulut, sudah 161.107 paket telah disalurkan hingga Senin (25/05/2020).

Penyaluran paket sembako inipun ikut melibatkan 838 lembaga keagamaan yang ada di Sulut bekerjasama dengan para tokoh agama baik Kristen, Katolik, Islam, Hindu, Budha dan Konghuchu (FKUB, BKSAUA dan BAMAG).

Ke-838 lembaga keagamaan itu diantaranya 320 Masjid, 284 Gereja Protestan, 31 Gereja Katolik, 214 Gereja Karismatik serta lembaga keagamaan lainnya.

Pemprov Sulut melalui Dinas Sosial Daerah dengan gencar menyasar 15 Kabupaten dan Kota menyalurkan bantuan sembako bagi rakyat yang terdampak Covid-19.

Wakil Gubernur Sulut Drs Steven OE Kandouw saat menyerahkan bantuan paket sembako kepada Nelayan saat menyusur wilayah pantai selatan Sulut

Malahan dalam penyaluran bantuan paket sembako ini, Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wagub Drs Steven OE Kandouw harus menyeberangi lautan, menjajaki wilayah pesisir dan kepulauan baik pantai selatan maupun pantai utara dan sejumlah pulau yang berjejeran melingkari jazirah utara pulau Sulawesi.

Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wagub Drs Steven OE Kandouw berulangkali menyampaikan bahwa bantuan paket sembako ini diberikan kepada warga Sulut yang terdampak Covid-19, dengan tulus dan murni pro rakyat tanpa muatan politik.

“Ini merupakan kerja dan tanggungjawab pemerintah terhadap rakyat yang terdampak Covid-19, tanpa muatan politik. Kita semua baik kabupaten dan kota saling bergandengan tangan, bergotong royong dan kerja mapalus untuk rakyat guna mempercepat penanganan Covid-19 di daerah ini,” kata Gubernur Olly dan Wagub Kandouw di beberapa kesempatan.

Malahan, Pemprov Sulut pun menggandeng Forkopimda Sulut untuk bersama-sama menyisir wilayah pesisir dan kepulauan membawa dan menyerahkan bantuan kepada masyarakat melalui lembaga keagamaan yang ada di wilayah yang dikunjungi.

Penyaluran bantuan lewat lembaga keagamaan

Saat menyalurkan bantuan sembako, Gubernur Olly dan Wagub Kandouw terus mengajak warga Sulut untuk ikut berpartisipasi memerangi wabah Virus Corona atau Covid-19 dengan mengikuti imbauan pemerintah dan melaksanakan protokol kesehatan seperti Social dan Physical Distancing, rajin mencuci tangan dan menjaga kesehatan, stay at home, work from home, study from home, pray at home demi memutus rantai penyebaran wabah Virus Corona atau Covid-19 di daerah ini.

Bantuan paket sembako inipun akan terus disalurkan ke seluruh kabupaten kota secara bertahap.
Pemprov Sulut juga mengapresiasi kerjasama dan koordinasi dari Pemerintah kabupaten dan kota yang terjalin baik walaupun penyalurannya melalui lembaga keagamaan.

Adapun rincian paket sembako yang sudah tersalurkan di 15 Kabupaten dan Kota di Sulut, yaitu;

-Minut 28.601
-Minahasa 12.955
-Manado 49.214
-Bitung 16.332
-Bolsel 150
-Tomohon 8.869
-Mitra 1.922
-Boltim 1.152
-Bolmut 3.150
-Minsel 11.244
-Kotamobagu 9.751
-Bolmong 6.367
-Sangihe 3.223
-Sitaro 4.133
-Talaud 4.044
Total keseluruhannya menjadi 161.107 paket. (Advetorial)

Leave a Reply