Di Jepang, ROR Juga Jajaki Rencana Kerjasama “Sister City”

Tokyo – Selain mengikuti kegiatan Konferensi Danau se-Dunia di Ibaraki Jepang, Bupati Ir Royke Oktavian Roring MSi (ROR), juga melakukan penjajakan membahas rencana “Sister City”, untuk kemajuan Kabupaten Minahasa kedepan, sebagai bentuk komitmen membangun.

Disela-sela Konferensi Danau Se-Dunia ini, Bupati ROR menyempatkan diri menemui sejumlah pihak berkompeten dalam rangka membahas kerjasama “Sister City”, dengan mengunjungi Ministry of Foreign Affair of Japan (MOFA), atau kantor Kementerian Luar Negeri yang berlokasi di Kota Tokyo, pada Selasa (16/10) kemarin.

Pada kunjungan ini, ROR bertemu sejumlah tokoh penting diantaranya Director Second Southeast Asia Division (Brunei, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan Timor Leste) Mr. Shingo Miyamoto, Deputy Director Mr Moyatsu Tanaka, Prof Dr Bambang Rudyanto dari WAKO University dan Hiromi Seto dari PCI di Jepang.

Usai pertemuan itu, Bupati ROR kepada media mengatakan, pertemuan itu selain juga masih membahas soal Danau, juga membahas kerjasama “Sister City”, yang nantinya diharapkan dapat membantu fungsi Pemerintah dan masyarakat dalam pembangunan.

“Dalam pertemuan ini kita membahas soal kerjasama ‘Sister City’, karena menurut saya ini akan membawa dampak positif bagi Kabupaten Minahasa kedepan. Untuk itu kita berencana menjalin kerjasama ini yang nantinya diharapkan akan membantu fungsi pemerintah dalam membina pemerintah daerah dan masyarakat untuk turut serta secara aktif dalam pembangunan,” terang Bupati ROR.

“Kerjasama ‘Sister City’ itu kan merupakan persetujuan antara dua kota atau daerah, negara bagian atau prefektur, yang memiliki satu atau lebih kemiripan karakteristik, imana dua daerah tersebut terdapat pada dua daerah atau negara yang berbeda. Yang dimaksud dengan kemiripan yakni kemiripan soal budaya, latar belakang sejarah, atau jika dilihat dari segi geografis kedua daerah sama-sama sebagai daerah sentra pertanian, pantai atau daerah kepulauan. Pada intinya kerjasama diarahkan untuk penyelenggaraan hubungan yang bermanfaat dan saling menguntungkan antar dua daerah,” jelas Bupati.

ROR kemudian mencontohkan, kerjasama yang nantinya terjalin, dapat dilakukan di sektor-sektor tertentu yang punya kemiripan, termasuk kerjasama di bidang tenaga kerja, kerjasama di bidang pertanian atau pariwisata, dengan salah satu kota di Jepang.

“Dengan demikian, dengan adanya kerjasam Sister City ini, akan tercipta hubungan yang saling membangun dan masyarakat akan menikmati manfaatnya nanti,” pungkasnya.(fernando lumanauw)

Leave a Reply