Dihadiri Bupati ROR, Apel dan Doa Bersama Awali Pengamanan Pemilu Damai 2019

Minahasa – Mengawali tugas dalam rangka pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019, Polres Minahasa menggelar ‘Apel Pergeseran Pasukan dan Doa Bersama”, untuk mewujudkan Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif yang aman dan damai di tanah Minahasa, bertempat di Halaman Mapolres Minahasa, Senin (15/04) pagi.

Apel ini turut dihadiri Bupati Minahasa Ir Royke Octavian Roring MSi Mengikuti, Kapolres Minahasa AKBP Denny Irawan Situmorang SIK, Mewakili Dandim 1302 Kasdim Mayor Inf Feky Welang, Wakil Ketua DPRD Minahasa Ivonne Andries SIP, Ketua Pengadilan Negeri Tondano ST Iko Sudjatmiko SH MH, Komisioner Bawaslu Minahasa Erwin Sumampouw ST, Sekretaris Daerah Minahasa Jeffry Robby Korengkeng SH, MSi, jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, FKUB Minahasa, Tokoh-tokoh Agama se-Minahasa dan Tokoh-tokoh Masyarakat serta segenap anggota TNI-Polri.

Kapolres Minahasa dalam amanatnya menghimbau kepada seluruh masyarakat Minahasa, agar secara bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan dalam menghadapi Pemilu 2019 ini.

“Kiranya ini bisa menjadi momentum untuk memantapkan kembali komitmen bersama dalam mensukseskan Pemilu 2019, melalui upaya bersama menjaga keamanan dan kenyamanan di lingkungan masyarakat,” tukas Situmorang, yang kemudian dilanjutkan dengan Doa Berantai oleh Tokoh-tokoh Agama di Kabupaten Minahasa.

Sementara, Bupati ROR mengatakan, segala sesuatu bila diawali dengan doa maka pasti akan berjalan lancar dan aman. Kata ROR bahwa, tinggal dua hari lagi masyarakat Minahasa akan memasuki pesta demokrasi. Dirinya yakin pelaksanaan Pemilu di Minahasa akan berlangsung aman dan damai atas kerjasama semua pihak.

“Mari kita doakan Pemilu di Provinsi Sulawesi Utara dan Negara kita Republik Indonesia, kiranya berjalan aman dan damai, untuk kemajuan bangsa Indonesia kedepan. Saya mengajak kita untuk menciptakan suasana aman dan damai dan kondusif, serta mari memotivasi masyarakat untuk menuju ke tempat pemungutan suara,” kata ROR.

“Kiranya tidak ada yang golput, sebab satu suara kita sangat menentukan arah pembangunan di Minahasa kedepan. Mari kita sama-sama memaknai dan menghayati Minggu sengsara menjelang Jumat Agung dan Paskah Yesus Kristus ini,” pungkasnya.

Usai membawakan sambutan, Bupati ROR kemudian secara simbolis melepas burung Merpati, pertanda Indonesia tetap dijaga oleh Tuhan dan pertanda bahwa kesetiaan warga terhadap NKRI untuk Pemilu Damai 2019.(fernando lumanauw)

Leave a Reply