Dinsos Minahasa Gelar “Capacity Building” Bagi Petugas dan Pendamping Sosial PKH Serta Para PKH

Minahasa – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa melalui Dinas Sosial Kabupaten Minahasa, menggelar kegiatan Peningkatan Kemampuan atau “Capacity Building” bagi petugas dan pendamping sosial, serta pemberdayaan fakir miskin, komunitas adat terpencil dan penyandang masalah kesejahteraan sosial lainnya, bertempat di Balai Pertemuan Umum Kelurahan Ranowangko Kecamatan Tondano Timur, Jumat (11/08).

Kepala Dinsos Minahasa Royke Kaloh SH dalan laporannya mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi para peserta yang hadir, termasuk didalamnya Peserta Keluarga Harapan (PKH), agar bisa lebih mandiri dan mempunyai kemampuan dalam mengentaskan kemiskinan.

“Diharapkan para PKH atau keluarga penerima manfaat bantuan sosial ini, bisa mendapatkan pengetahuan dan keterampilan agar mereka bisa mandiri kedepan,” ujar Kaloh.

Sementara, Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, yang turut hadir dalam kegiatan ini dan memberikan bimbingan serta arahan mengatakan, masyarakat berekonomi lemah di Kabupaten Minahasa memang perlu mendapatkan sentuhan bantuan. Dirinya bersyukur bahwa Presiden Repoblik Indonesia Ir Joko Widodo, sangat memperhatikan hal ini.

“Memang masyarakat berekonomi lemah di Minahasa ini butuh sentuahan seperti bantuan dana dan juga pengetahuan keterampilan, untuk mensejahterahkan keluarga mereka. Memang kategori miskin atau ekonomi lemah di Minahasa berbeda dengan di pulau Jawa, sehingga orang kadang berpikir bahwa di Minahasa ini banyak orang miskin yang benar-benar miskin, padahal ekonomi agak lemah yang memang perlu dibantu,” ujar JWS, yang kala itu hadir didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Minahasa Dr Olga Sajow Singkoh MHum.

Dirinya kemudian memberikan apresiasi kepada pejuang-pejuang pengentasan kemiskinan yakni pendamping PKH, yang selama ini telah mengabdikan diri untuk mengabdi kepada masyarakat berekonomi lemah, untuk membantu mereka bisa hidup lebih sejahtera.

“Saya pribadi memberikan apresiasi dan terima kasih kepada para PKH. Jalankan tugas dengan baik dengan penuh ketulusan. Tahun depan pemerintah akan upayakan pengadaan kendaraan bermotor roda dua untuk membantu menunjang tugaa pelayanan para pendamping PKH,” ujarnya.

Sementara, hingga tahun 2017 ini, jumlah PKH di Minahasa mencapau 7.876, dengan total anggaran yang diberikan Pemerintah Pusat sebesar Rp 11.814.000.000. Bantuan ini sendiri diserahkan langsung ke peserta PKH lewat buku tabungan di BRI.(fernando lumanauw)

Leave a Reply