Disbudpar Minahasa Bahas Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Minahasa Lewat FGD

Minahasa – Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Minahasa, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, membahas review materi teknis dan rencana induk pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Minahasa, lewat Focus Group Discussion (FGD), yang digelar Jumat (06/12) pagi, bertempat di aula Monumen Benteng Moraya, Tondano.

Kepala Disbudpar Minahasa Drs Teddy Sumual MAP mengatakan, penyusunan Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Kabupaten ini sebagai salah satu dasar bagi setiap daerah, dalam rangka menetapkan pengembangan pembangunan pariwisata kedepan.

“Kita melakukan FGD untuk menerima masukan dari setiap instansi teknis terkait, kemudian melakukan kajian dengan melibatkan tenaga akademis. Tujuannya agar, hal kemudian bisa menghasilkan Perda,” terang Sumual.

FGD ini menghadirkan nara sumber Dosen Fakultas Perikanan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado Prof DR Ir Rene Charles Kepel DEA, Dosen Fakultas Ekonomi Unsrat Manado DR Vecky Masinambow MM dan Prof DR Ir Bode Lumanauw MM.

Salah satu nara sumber yakni Bode Lumanauw, diwawancarai Cybersulutnews.co.id, usai FGF megatakan, ada beberapa tahapan yang dilakukan dalam review materi teknis dan rencana induk pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Minahasa ini, sehingga akhirnya akan meghasilkan Peraturan Daerah.

“Ini sudah masuk pada tahapan selanjutnya. FGD ini perlu agar kita bisa menghasilkan Perda, yang nantinya Perda ini akan sangat berguna bagi pembangunan sektor pariwisata di Minahasa, menjadi lebih terarah dan punya legal standing. Perda ini juga nantinya akan menjadi salah satu dasar ketika kita akan mengajukan permohonan bantuan ke kementrian,” ujarnya.(fernando lumanauw)

Leave a Reply