Dispenda Minut Ambil Pajak Air Bawah Tanah

Minut – Setelah dilakukan pembicaraan, akhirnya Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Minut dan Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda) Minut, sepakat kerjasama terkait penarikan pajak air bawah tanah, yang dimana sebelumnya penarikan dilakukan Distamben.

Memang untuk saat ini, penarikan pajak pemanfaatan air bawah tanah di Kabupaten Minut masih sangat minim.

Kepala Dipenda Minut Theresia Sompie SH, Jumat 20Maret 2015, menjelaskan, banyak warga yang menjalankan bisnis penjualan air, tapi tidak membayar pajak ke pemerintah.

“Mereka berdalih menggunakan air tanah untuk kepentingan pribadi yaitu memenuhi kebutuhan rumah tangga, padahal digunakan untuk usaha. Di sini , Pendapatan Asli Daerah (PAD) Minut sering jebol,” tutur Sompie.

Tidak hanya itu, masalah lain terkait retribusi air tanah, lanjut Sompie, adanya timpang tindih tugas antara Dipenda dan Distamben.

“Namun setelah ada kesepakatan, tugas Dinas Pertambangan hanya melakukan penghitungan saja, kalau penarikan pajak nanti dilakukan petugas Dipenda, dan sejauh ini pihak Dipenda juga ikut memungut pajak,” terang Sompie.

Kepala Distamben Ir Alan Mingkid menambahkan, soal penarikan pajak air bawah tanah, bukan dilakukan secara menyeluruh, tapi sesuai dengan peruntukkan.

“Untuk masyarakat yang menggunakan air bawah tanah untuk keperluan sehari-hari, itu tidak dikenakan pajak, tapi bagi mereka yang ada usaha di Minut, mereka yang kita kenakan pajak air bawah tanah,” ungkap Mingkid.(eca namangge)

Leave a Reply