Disperindagnaker Terus Pacu Pengembangan IKM di Sitaro

Ondong – Pemerintah Kabupaten Sitaro melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disperindagnaker), terus memacu peran Industri Kecil Menengah (IKM) agar mampu menghasilkan produk-produk yang dapat bersaing di pasaran baik di dalam daerah maupun di luar daerah.

Kepala Disperindagnaker Sitaro Fatmawati Kalebos, mengatakan, bahwa pihaknya terus mengiatkan berbagai kegiatan pelatihan untuk IKM kepada 20 kelompok yang ada.

“Cukup banyak produk-produk yang diciptakan dan hasilnya sangat memuaskan, dan apabila diperhatikan produk tersebut bisa bersaing di pasar daerah.

Selain itu, juga diharapkan produk tersebut bisa menarik minat para wisatawan. Ini juga, merupakan kesempatan bagi para pengelolah IKM untuk melebarkan sayapnya,” ucap dia, di Ondong kemarin.

Menurut Fatmawati, dari tahun ke tahun pemerintah daerah senantiasa mengembangkan IKM, karena pada intinya juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lewat kegiatan-kegiatan industri kecil.

“Dengan adanya industri kecil yang digeluti masyarakat maka secara tidak langsung akan meningkatkan perekonomian masyarakat,” ucapnya lagi.

Karena itu, Fatmawati menambahkan, para pelaku usaha kecil tersebut dapat mengimplementasikan apa yang sudah didapatkan pada pelatihan-pelatihan yang diberikan oleh pemerintah daerah.

“Kami berharap para pelaku usaha dapat mengembangkan perindustrian kecil tersebut,” pungkasnya.

Senada, disampaikan oleh Asisten II Sekkab Sitaro Herry Bogar. Dia menegaskan, bahwa Pemkab Sitaro memiliki komitmen yang kuat untuk menciptakan lapangan kerja sebanyak mungkin bagi masyarakat. Salah satunya dengan mengenjot peran IKM.

“Ini sangat perlu dilakukan untuk menekan angka pengangguran di wilayah ini. Solusi yang efektif adalah dengan memberikan pelatihan ketrampilan bagi warga, untuk memberdayakan minat dan bakat mereka,” ujarnya.

Bogar berharap, program pelatihan yang telah berikan pemerintah selama ini, haruslah mampu diterapkan, sehingga bisa mendapatkan hasil yang positif.

Jangan sampai peserta pelatihan hanya sekedar mengikuti pelatihan, dan tidak mempraktekkan ilmu yang telah diraihnya.

“Pemerintah pada dasarnya akan selalu memberikan yang terbaik bagi warga. Karena tekad  pemerintah adalah memberikan kesejahteraan untuk rakyat,” kuncinya.(jackmar tamahari)

Leave a Reply

© 2010-2017 CyberSulutNews.co.id - Media Online di Sulawesi Utara.
Powered by Tadulako