Dua Terpidana Korupsi Solar Cell Jadi Saksi Sidang Tanpa Pengawalan Lapas

Salah satu foto narapidana yang memakai baju merah keluar tanpa dilakukan pengawalan.

Manado,Cybersulutnews- Intitusi lembaga permasyarakatan (Lapas) Kelas II A kota Manado dan Lapas perempuan dan anak kota Tomohon, tuai sorotan.

Pengawalan tahanan yang keluar rumah tahanan dicap lemah. Itu, menyusul dari terpidana kasus korupsi penerangan jalan umum (PJU) Solar Cell Manado 2014.

Dimana dua terpidana AM alias Ariyanti dan LD alias Lucky yang hadir menjadi saksi dalam sidang praperadilan tersangka BJM alias Mailangkay, datang tanpa pengawalan dari pihak Lapas.

Dari pantauan awak media, kedua terpidana memang telah hadir di PN Manado untuk bersaksi. Namun, usai persidangan, langsung melenggang keluar tanpa ada satu pun pengawalan dari pihak Lapas tempat di mana keduanya ditahan.

Menurut salah satu penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Sulawesi Utara (Sulut), hal itu jelas menyalahi prosedur.

“Harusnya keduanya dapat pengawalan. Kalau nanti lari bagaimana,” tanggap salah satu penyidik Tipikor Polda Sulut, yang menyesali kinerja Kepala Lapas (Kalapas). (Marend)

Leave a Reply