FGD Kajian Pengembangan Sistem Transportasi Perkotaan Kawasan Aglomerasi BIMINDO

Minahasa – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa melalui Dinas Perhubungan, menggelar Focus Group Discussion “Kajian Pengembangan Sistem Transportasi Perkotaan Kawasan Aglomerasi BIMINDO (Bitung,Minahasa, Manado), Jumat (19/07) pagi, bertempat di ruang rapat Kantor Bupati, Tondano.

FGD ini dihadiri Bupati Minahasa Ir Royke Octavian Roring MSi, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Jeffry Robby Korengkeng SH MSi, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Utara Dr Linda Watania MM MSi, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XXII Sulut Reinhard Ronald SSIT MT selaku narasumber, dan Tim dari Universitas Katolik De La Salle Jeffry Worang, Ramon Rumambi dan Ghyslain Le Bihan MEng selaku narasumber, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Minahasa Ir Hendrik Kaunang, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Minahasa AKP Andre Kilapong SE ME, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdakab Minahasa Drs Moudy L Pangerapan MAP serta para stakeholders terkait.

Bupati ROR mengatakan, Pemerintah Pusat telah memberi perhatian khusus kepada kawasan Bitung, Minahasa, Manado, sebagaimana mengacu pada lampiran peraturan pemerintah nomor 13 tahun 2017, tentang rencana tata ruang wilayah nasional yang telah menetapkan kawasan Aglomerasi/Metropolitan Bitung-Minahasa-Manado (BIMINDO) sebagaimana layaknya Jabodetabek.

“Keberhasilan pembangunan sangat dipengaruhi oleh peran transportasi sebagai urat nadi perekonomian. Pembangunan sektor transportasi diarahkan pada terwujudnya sistem transportasi yang efektif dan efisien dalam menunjang dan menggerakan dinamika pembangunan sekaligus mendukung mobilitas manusia, barang serta jasa,” kata ROR.

Bupati juga mengapresiasi pelaksana karena memilih Kabupaten Minahasa menjadi salah satu lokasi pelaksanaan FGD ini. Kata ROR ini suatu antisipasi dari Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan bersama Gubernur Sulawesi Utara ketika mengkaji perhubungan transportasi kawasan perkotaan BIMINDO.

“Tentu dengan kita melakukan suatu kajian, dapat menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan dan keputusan menyangkut sistem transportasi yang ada di wilayah ini. Dasar kajian ini akan sangat membantu Pemerintah menentukan mana mode transportasi yang betul-betul memadai dan yang sudah dapat kita terapkan. Tentu mode transportasi yang kita butuhkan untuk 5-10 tahun kedepan,” ungkapnya.

“Dalam rangka pengembangan transportasi dan pariwisata, kami merencanakan adanya angkutan sungai danau di Danau Tondano berupa taksi danau. Kiranya dapat menjadi satu kajian bersama untuk menjadi mode transportasi yang ada di wilayah Tondano dan sekitarnya, dengan kajian pengembangan sistem transportasi kawasan perkotaan BIMINDO. Semoga Transportasi yang ada di Minahasa kedepan bisa lebih baik dan bermanfaat juga bagi Kabupaten/Kota yang ada disekitar, terlebih bagi Sulawesi Utara,” pungkasnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Rapat dalam rangka pelaksanaan hari ulang tahun Perhubungan Nasional tingkat Provinsi Sulut tahun 2019, yang akan dilaksanakan di Kabupaten Minahasa.

Rapat dipimpin Kepala Dinas Perhubungan Sulut DR Linda Watania. Dia mengatakan, pelaksanaan ini sudah pernah dilaksanakan di Minahasa tahun 2003 lalu, dan untuk tahun 2019 pelaksanaannya kembali di Minahasa.

“Kegiatannya upacara dan didalamnya ada penyerahan penghargaan. Yang pasti pelaksaannya akan kami laksanakan sebaik mungkin. Marilah kita bekerja bersama sama dalam mensukseskan acara puncaknya. Kami akan menyusun panitia yang akan dibuat SK dan untuk lebih teknisnya akan kita bicarakan di rapat berikutnya,” tukasnya.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Minahasa Ir Hendrik Kaunang menyampaikan bahwa Pemkab Minahasa siap menjadi tuan rumah. “Pada prinsipnya kami siap menjadi tuan rumah,” tandasnya.(fernando lumanauw)

Leave a Reply