Getah Pohon Pinus Hutan Lindung Gunung Soputan Dicuri, KPA Desak Pihak Berwajib Usut

Mitra – Kelompok Pencinta Alam (KPA) yang ada di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), sesalkan pengrusakan Pohon Pinus di seputaran kawasan Gunung Soputan Mitra, oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab.

Mereka pun meminta pihak berwajib segera mengusut tuntas para pelaku. Pasalnya, KPA menilai kegiatan mengambil getah di Pohon Pinus tersebut adalah pencurian.

“Kami mendesak pihak berwajib segera menindak tegas para oknum yang mengambil getah di Pohon Pinus yang ada di hutan lindung Soputan Mitra,” usar salah satu Pimpinan KPA Mitra, Meydi Tewu, saat memberikan keterangan, Selasa (12/03).

Menurutnya, Pohon Pinus yang berada di area Kecamatan Tombatu Timur dan Tombatu Utara tersebut adalah sumber mata air dari masyarakat setempat. “Pohon adalah sumber mata air, tolong jangan merusak alam, tapi bertemanlah dengan alam,” kata Tewu.

Sementara, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tombatu IPTU Wensy Saerang, saat di konfirmasi mengatakan, tiga orang pengambil getah pohon pinus yang ada di lokasi hutan area Gunung Soputan tersebut telah di pulangkan.

“Setelah turun ke lokasi bersama Pemerintah Desa Winorangian Kecamatan Tombatu Utara dan sejumlah KPA, ada tiga orang pengambil getah. Mereka telah dipulangkan ketempat asal mereka, dan berdasarkan peryataan ketiga orang tersebut, mereka hanya orang suruhan atau orang kerja,” ungkap Saerang.

Di tambahkan Saerang, tiga orang tersebut heranya mengantongi ijin dari Dinas Kehutanan Provinsi.

“Memang ada surat ijin dari Dinas Kehutanan Provinsi, tapi apakah surat ijin tersebut resmi atau tidak, kami masih menindaklanjuti ijin tersebut, karena kawasan tersebut adalah kawasan hutan lindung, jadi dilarang untuk kegiatan tersebut,” tambahnya.

Dirinya kemudian menghimbau kepada Masyarakat dan KPA agar melaporkan ke pihak berwajib bila ada kegiatan yang sama di kawasan hutan lindung.

“Hutan tersebut adalah sumber mata air. Bila ada kegiatan seperti ini lagi, silahkan laporkan kepada kami, karena kami juga peduli terhadap hutan,” tandasnya.(fernando lumanauw)

Leave a Reply