Tunggu Petunjuk Pusat, Dikpora Belum Realisasi Tiga Bulan Tunjangan Sertifikasi

Kepala Sub Bagian Kepegawaian Dikpora Minahasa, Carlo Pangemanan

Kepala Sub Bagian Kepegawaian Dikpora Minahasa, Carlo Pangemanan

Minahasa – Sejumlah guru sertifikasi di Kabupaten Minahasa mengaku kesal. Pasalnya, sisa tunjangan sertifikasi selama tiga Bulan, atau yang masuk pada dana ‘carryover’, tak kunjung direalisasikan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Minahasa.

“Janjinya, sisa tunjangan sertifikas bulan Desember 2011 dan bulan November, Desember 2012 akan direalisasikan akhir Tahun 2013 lalu, karena dananya telah ada di kas daerah, tapi mengapa hingga saat ini belum ada realisasi, bahkan ada informasi batal disalurkan karena ada persoalan administrasi lagi,” ujar Marlen, salah seorang guru SMP di Kota Tondano.

Marlen pun meminta penjelasan dari pihak Dikpora Minahasa, yang terkesan hanya bisa menebar janji saja sejak Tahun lalu hingga saat ini.

“Kami minta kejelasan dari Dikpora Minahasa, karena ini bukan kali ini saja Dikpora berjanji, melainkan sudah sejak lama,” ujarnya.

Terkait hal ini, pihak Dikpora Minahasa, ketika dikonfirmasi CSN, Selasa (21/01), melalui Kepala Sub Bagian Kepegawaian Dikpora Minahasa, Carlo Pangemanan menuturkan, pihaknya memang berjanji bahwa, carryover tunjangan sertifikasi akan dicairkan Desember 2013 lalu, tapi batal karena ada audit BPK secara nasional, sesuai info dari Direktorat Jenderal (Dirjen) P2TK Pendidikan Dasar Dikmen Paudni Kemendiknas.

“Mau tak mau penyalurah harus kami pending atas petunjuk dari pusat, meski memang dananya telah ada di kas daerah sekitar Rp 20 Miliar. Realisasinya nanti akan menunggu pemberitahuan usai pelaksanaan audit, yang waktunya kami belum tau sampai kapan,” terang Pangemanan.

Sementara, ada 2.329 guru profesional di Kabupaten Minahasa, yang belum bisa menikmati hak mereka, yakni sebanyak 425 guru profesional SMA/SMK, 1.841 guru profesional SD/SMP dan 63 guru profesional TK, yang masih harus menunggu Surat Keputusan Carryover, dari Direktorat Jenderal (Dirjen) P2TK Pendidikan Dasar Dikmen Paudni Kemendiknas, entah sampai kapan.

Sebelumnya Pangemanan memang telah berjanji akan direalisasikan akhir Desember 2013 lalu.(fernando lumanauw)

Leave a Reply