Hadiri Pelantikan 3 Anggota DPRD Sulut PAW, Wagub Kandouw : Mari Terus Berkarya dan Berikhtiar

Manado – Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven O.E. Kandouw menghadir Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulut dalam rangka pengambilan janji Herry Rotinsulu, Hendry Walukow dan Herol Kaawoan sebagai anggota DPRD Sulut Pengganti Antar Waktu (PAW) periode 2021-2024 yang digelar di Ruang Paripurna DPRD Sulut, Kamis (14/1/21).

Kegiatan yang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 ini turut dihadiri perwakilan Forkopimda, Ketua DPRD Sulut Andi Silangen, Sekdaprov Sulut Edwin Silangen dan para pejabat di lingkup Pemprov Sulut.

Dalam sambutannya, Wagub Kandouw mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan seluruh masyarakat Sulut mengucapkan selamat kepada ketiga anggota DPRD Sulut yang baru diambil sumpah dan berharap mereka dapat melaksanakan tugas dan fungsinya secara optimal.

“Jalankan tugas dan fungsi dengan baik sebagai anggota DPRD Provinsi Sulut, baik fungsi legislasi, budgeting dan pengawasan. Karena fungsi anggota DPRD itu sangat penting, tanpa ada anggota DPRD Pemerintahan di Sulut ini tidak akan jalan,” kata Kandouw.

“Mari terus berkarya, berikhtiar dan benar-benar dengan sistem yang sudah baku ini berjalan dengan baik,” sambungnya.

Kandouw juga berharap kepada para anggota dewan yang telah dilantik ini mampu menjadi anggota dewan yang berani berbicara untuk menyuarakan aspirasi masyarakat Sulut.

“Berani berbicara yang kondusif, substansial dan berbicara dengan mengidentifikasi dulu baru diakumulasi dan kemudian baru dibawa untuk diagregasi menjadi produk-produk dewan yang muaranya pada kesejahteraan rakyat,” harapnya.

Terkait pelaksanaan pengambilan sumpah, Kandouw mengapresiasi kegiatan yang digelar di tengah pandemi Covid-19 ini bisa dilaksanakan dengan tertib.

“Walaupun dirongrong oleh suasana Covid-19 ini, tapi salut kepada ketua dan wakil ketua dan para anggota dewan yang melaksanakan perintah undang-undang dengan tertib,” katanya.

Lebih jauh, Kandouw mengajak kepada para anggota dewan dan seluruh masyarakat Sulut untuk bersama-sama dan berupaya dalam memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Mari bersama-sama berikhtiar dan berupaya dengan segala cara untuk membendung Covid-19 dan tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan Covid-19, di suatu sisi kita harus jaga kesehatan disisi lain kita juga harus berupaya agar masyarakat boleh survive (tetap hidup), resiliance (mampu keluar dari masalah-masalah) harus di tingkatkan,” tutupnya.

Leave a Reply