Ini Maklumat KPU Minahasa Bila TS Paslon Berkampanye Di Medsos

Minahasa – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa, mengeluarkan maklumat atau himbauan berisi tertib dan etika berkampanye di media sosial (Medsos), bagi pendukung maupun Tim sukses (Timses) Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati periode 2018-2023. Hal ini dilakukan KPU atas maraknya kampanye negatif menjelang Pemilihan Kepala daerah (Pilkada) Minahasa 2018. 

Dalam maklumat tersebut, terdapat sejumlah poin penting yang mengatur para pengguna medsos, saat akan mengkampanyekan pasangan calon Bupati/Wakil Bupati melalui Facebook, Twiter, Whats Up serta media sosial lainnya.

” Seseorang yang tidak mematuhi ataupun melanggar maklumat ini, akan terkena sanksi pidana sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Ketua KPU Minahasa Meidy Y Tinangon SSi MSi.

Menurut Tinangon, tujuan dikeluarkannya maklumat ini, yaitu untuk mewujudkan Pilkada yang damai dan bermartabat.

Berikut isi maklumat tersebut :

1) Dalam Kampanye di Media Sosial atau dalam menyebarkan berita, status, gambar, video di
Media Sosial dilarang :
a. Mempersoalkan Dasar Negara Pancasila dan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
b. Menghina Seseorang, Agama, Suku, Ras, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Partai Politik; c. Melakukan Kampanye berupa menghasut, menfitnah, mengadu domba Partai Politik, Perseorangan, dan/atau Kelompok Masyarakat;
d. Menggunakan kekerasan, ancaman kekerasan atau
menganjurkan penggunaan kekerasan kepada perseorangan, kelompok masyarakat dan/ atau Partai Politik;
e. Mengganggu keamanan, ketentraman, dan ketertiban umum;
f. Mengancam dan menganjurkan penggunaan
kekerasan untuk mengambil alih kekuasaan dari pemerintah yang Sah;

2) Pelanggaran terhadap larangan ini akan dikenakan Sanksi Pidana sesuai ketentuan Peraturan Perundang-
undangan.(fernando lumanauw)

Leave a Reply