Ini Pesan ROR Kepada Masyarakat Minahasa di Paskah 2019

Minahasa – Mengatasnamakan Pemerintah Kabuoaten (Pemkab) Minahasa, Bupati Minahasa Ir Royke Ocravian Roring MSi bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Masyarakat Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Minahasa Dra Fenny Ch M Roring-Lumanauw STh, dan Wakil Bupati Robby Dondokambey SSi bersama Wakil Ketua RP-PKK, menyampaikan selamat Paskah 2019.

Kepada masyarakat Minahasa, Bupati ROR berpesan, hendaknya perayaan Paskah yang diperingati setiap tahun ini tidak hanya menjadi kegiatan seremoni keagamaan semata, tetapi biarlah masyarakat semakin memahami dan menghayati karya penyelamatan Yesus Kristus.

“Pengorbanan Tuhan Yesus di atas Kayu Salib adalah Karya Agung yang menyelamatkan manusia, untuk itu jangan sia-siakan pengorbanan Yesus Kristus tersebut. Ketika kita melangkah dengan iman, maka semua yang menjadi tantangan dan hambatan dapat kita lewati bersama,” kata ROR.

Di momentum perayaan Paskah 2019 ini pula, Bupati meminta masyarakat Minahasa agar menanggalkan perbedaan yang ada ketika Pemilu, dan bersatu kembali untuk membangun tanah Minahasa tercinta. Menurutnya, Proses lanjutan dari Pemilu serentak ini diserahkan saja kepada penyelenggara Pemilu, sambil tetap mengawasi agar semua dapat terlaksana dengan baik dan sesuai aturan yang berlaku.

“Pemkab Minahasa menyampaikan ucapan terima kasih kepada penyelenggara Pemilu Serentak Tahun 2019 ini, baik KPU maupun Bawaslu Minahasa, khususnya PPK, PPS, KPPS, Petugas Ketertiban, PTPS dan seluruh yang bertugas di TPS, aparat keamanan dari unsur TNI dan Polri, serta seluruh masyarakat Kabupaten Minahasa yang telah mensukseskan agenda nasional ini, sehingga boleh terlaksana dengan sukses dan lancar,” ucap ROR.

“Saya juga mengajak masyarakat untuk turut serta mengawasi penyelenggaraan pemerintahan di Minahasa, termasuk penggunaan ADD dan DD serta Dana Kelurahan yang telah dialokasikan untuk seluruh Desa dan Kelurahan di Minahasa tahun 2019, demi terwujudnya Minahasa Maju dalam Ekonomi dan Budaya, Berdaulat, Adil dan sejahtera,” pungkasnya.(fernando lumanauw)

Leave a Reply