James Sumendap Larang Kadis PU dan Kepala Bappeda Sulut Injak Mitra, Ini Alasannya

Mitra – Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap SH melarang Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Kepala Badan Pengembangan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sulawesi Utara, masuk atau menginjakkan kaki di Kabupaten Mitra.

Demikian ditegaskan Sumendap kala dirinya membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) tingkat Kabupaten, dalam rangka penyusunan rencana Kerja Pemerintahan Daerah (RKPD) Kabupaten Mitra tahun 2020, Senin (25/03), bertempat di Hall Sport Kantor Bupati, Ratahan.

Hal ini dikarakannya dikarenakan dua instansi ini dinilai tidak memperhatikan kesejahteraan warga Kabupaten Mitra, khususnya di bidang pembangunan infrastruktur jalan. Pasalnya, beberapa ruas jalan di Kabupaten Mitra yang menjadi wewenang atau milik Provinsi Sulawesi Utara yang sudah rusak parah, tak kunjung diperbaiki sudah dalam jangka waktu lama.

Dinas PU Provinsi Sulut dianggap tidak pro warga Mitra karena tidak bisa menata anggara untuk kebutuhan orang banyak yang ada di Kabupaten Mitra, khususnya pembangunan infastruktur jalan penghubung Kecamatan Touluaan sampai Kecamatan Touluaan Selatan, diantaranya Desa Lobu dan Kalait.

“Kadis PU dan Bappeda Provinsi jangan pernah injak Mitra bila tidak mampu memperjuangkan kebutuhan masyarakat Kabupaten Mitra. Jalan Lobu dan Kalait hingga kini belum tersentuh perbaikannya oleh Pemerintah Provinsi Sulut,” kecam Sumendap.

Dikatakan Sumendap, seharusnya dalam penyusunan anggaran, Pemprov Sulut melalui Bappeda dan Dinas PU bisa melihat mana program yang merupakan skala perioritas, sehingga dapat menyentuh kemasyarakat, terlebih dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Kita harus tau membaca skala prioritas, karena ada beberapa aspek penunjang peningkatan ekonomi yang harus kita perhatikan. Jangan menganggarkan program yang tidak bermanfaat,” kata Sumendap.

“Sebelum pembangunan infrastruktur yang ada di Kecamatan Touluaan Selatan antara Desa Lobu dan Kalait belum diperbaiki, sebaiknya jangan dulu injak Mitra. Kalau berani lewat di Mitra, saya akan pukul. Karena semenjak Indonesia merdeka, jalan tersebut tidak pernah disentuh Pemprov,” tegas Sumendap.(fernando lumanauw)

Leave a Reply