JWS Pantau Pekerjaan Pengangkatan Eceng Gondok di Danau Tondano

Minahasa – Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, Jumat (08/09) pagi, memantau pekerjaan pengangkatan Eceng Gondok di Sungai Tondano, tepatnya di Kelurahan Tolour dan Kelurahan Liningaan, Kecamatan Tondano Timur.

Dalam pekerjaan pengangkatan Eceng Gondok di dua lokasi ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa menurunkan masing-masing satu unit alat berat jenis Excafator lengkap dengan ponton, untuk mengangkat ribuan ton eceng gondok yang sejak sebulan terakhir menutupi DAS Tondano, yang berakibat terganggunya aktifitas para nelayan mencari ikan di Danau Tondano.

“Ada tiga unit alat berat yang diturunkan untuk mengangkat Eceng Gondok. Kita targetkan dalam beberapa waktu kedepan Eceng Gondok yang menutupi DAS Tondano ini sudah teratasi,” kata JWS.

Dikatakan JWS, selain pengangkatan Eceng Gondok di DAS Tondano, pekerjaan ini juga akan dilakukan di sejumlah titik lainnya di seputaran Danau Tondano, khususnya pada titik dimana Eceng Gondok menumpuk.

”Ada beberapa titik di seputaran Danau Tondano juga yang akan kita tempatkan alat untuk bekerja. Hanya memang, ada sejumlah warga yang menolak Eceng Gondok di wilayahnya diangkat, karena diklaim akan mengganggu ikan yang dipelihara,l. Sehingga, rencananya kita akan cari solusi dengan membuat zonasi, daerah mana yang masyarakatnya tidak menolak dan kita angkat, sehingga secara umum tidak mengganggu aktifitas nelayan lainnya,” pungkasnya.

Sementara itu, warga di Kelurahan Tolour mengaku gembira, karena akhirnya eceng gondok diwilayahnya sudah mulai di angkat. Salah satu warga bernama Charles Rambitan mengaku, dirinya bersama warga bersyukur karena Pemkab Minahasa telah mulai membersihkan Eceng Gondok di DAS Tondano.

”Saya mewakili warga disini mengucapkan terima kasih atas kepedulian Pemkab Minahasa, khususnya Bapak Bupati yang sudah turun langsung melihat kondisi DAS Tondano dan melakukan upaya penanganan Eceng Gondok ini,” pungkasnya.(fernando lumanauw)

Leave a Reply