KAI Sulut Siap Advokasi Petugas AVSEC Bandara Sam Ratulangi Manado

Ketua DPD KAI Sulut, John Jesky Sada, SH

Ketua DPD KAI Sulut, John Jesky Sada, SH

Manado- Kongres Advokat Indonesia (KAI) Sulawesi Utara siap mengadvokasi terhadap petugas AVSEC Bandara Sam Ratulangi Manado inisial EW yang menjadi korban penamparan istri Jendral bintang 1 berinisial JW alias Joice pada Rabu (5/7/2017) kemarin.

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KAI Sulut, John Jesky Sada SH sikap arogansi dari JW itu sangat tidak dibenarkan dan harus diproses sesuai aturan yang ada.

“Apa yang dilakukan oleh petugas AVSEC adalah sesuai dengan tanggungjawab kerja mereka. Siapapun harus menghormati atau tunduk terhadap aturan yang berlaku di bandara. Orang atau pun barang harus diperiksa baik oleh petugas maupun lewat pemeriksaan X-Ray. Sehingga KAI Sulut siap mengadvokasi proses hukum yang ditempuh petugas AVSEC yang ditampar oleh oknum JW itu,” kata Sada.

Dijelaskan Sada, petugas AVSEC yang ditampar harus mendapatkan pendampingan hukum, dan KAI Sulut siap untuk mendampingi serta mengawal proses hukum terhadap JW.

Sementara itu pihak Bandara Sam Ratulangi, Kamis (6/7/2017) pagi di ruang Manguni Kantor Angkasa Pura 1 melaksanakan jumpa pers.

General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado Erik Susanto mengatakan, sesuai Undang- undanv, AVSEC punya kewenangan untuk memeriksa penumpang dan barang. Terkait peristiwa kemarin memang benar terjadi penamparan terhadap petugas AVSEC karena yang bersangkutan tidak berkenan melepas jam tangannya saat memasuki pemeriksaan X-Ray.

“Tindakan JW memiliki unsur pidana sehingga pihak Bandara Sam Ratulangi telah melaporkan kasus tersebut ke Polsek Bandara sehingga meski yang bersangkutan telah kembali ke Jakarta tapi proses hukum tetap berjalan. (tr-3)

Leave a Reply