Kajati Sulut ‘Warning’ Jajarannya Tidak Terlibat Politik Pilkada Serentak

Mangihut Sinaga

Manado,cybersulutnews- Tahun pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Sulawesi Utara segera dimulai.

Para calon Pilkada di masing-masing wilayah telah berusaha mencari suara masyarakat lewat strategi Tim pemenangan yang telah dibentuk, untuk memenangkan Pilkada serentak diseluruh Indonesia tersebut.

Netralitas dari para penegak hukum diuji.
Mengingat para anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kejaksaan, tak bisa terlibat dalam arena perpolitikan tersebut.

Khusus untuk Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut, Kepala Kejaksan Tinggi (Kajati) Mangihut Sinaga, telah menyatakan akan Netral di pilkada.

“Jaksa tidak ada sangkut paut soal politik. Pak Jaksa Agung juga sudah meminta, bagaimana jaksa itu menjalankan tugas profesional dan proporsional. Apalagi pengawalan pilkada, itu yang dituntut. Semua kejaksaan akan taat itu. Tidak ada pilihan. Kalau ada yang melanggar dari situ, ya pasti kena sanksi,” Tegas Sinaga saat diwawancarai sejumlah wartawan.

Kaitan pilkada dengan penegak hukum, Sinaga menjelaskan, itu hanya berkaitan kalau ada yang melanggar Undang-Undang (UU) Pemilu.

“Prosedurnya sudah ada. Pasti akan kita tindak sesuai UU. Kejaksaan terlibat secara politis kayaknya ngak ada hubungan. Kita berbeda dengan TNI/Polri yang terlibat langsung dengan masyarakat,” sambung Sinaga.

Menurut dia, pihaknya tidak akan terlibat dalam politik apapun.

“Bila ada pelanggaran UU Pemilu mekanismenya ikuti. Sesuai dengan aturan kita proses. Intinya, Jaksa tidak ada sangkut paut soal politik,” tandas Sinaga kembali. (Marend)

Leave a Reply