Kejari Tomohon Endus Modus Penyelewengan Dana Parpol

Tomohon- Bantuan Keuangan kepada Partai Politik se-Kota Tomohon akan kembali bergulir.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon melaui Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Tomohon Wilke H Rabeta SH menyampaikan, pengelolaan dana parpol akan diawasi Kejari, agar dalam penggunaan bantuan keuangan parpol dari pemerintah Kota Tomohon melalui APBD, harus dilaksanakan sesuai kegiatan dan mekanisme yang diatur, serta sesuai peruntukannya.

“Jangan sampai pengeluaran uang tidak sesuai kegiatan yang tertata apalagi membuat kegiatan fiktif, sehingga harus membuat dokumen pengeluaran palsu untuk pertanggunjawaban pengeluaran keuangan,” terang Rabeta pada acara Sosialisasi Dana Parpol di Kesbangpol Kota Tomohon, Selasa (05/09/2017).

Kasi Intel ini menyentil, beberapa modus operandi korupsi pada bantuan keuangan parpol. Antara lain, menyelewengkan dana bantuan dengan digunakan tidak sesuai peruntukkan, misalnya untuk keperluan pribadi hingga sampai membuat laporan pertanggungjawaban fiktif. “Seolah-olah menunjukkan dana bantuan itu digunakan sebagaimana peruntukannya,” ujar Rabeta.

Ditegaskanya, semua tindakan korupsi tersebut memiliki sanksi yang tegas dalam peraturan perundang-undangan (UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi), baik hukuman penjara, denda maupun pembayaran uang pengganti.

Kasi Intel berpesan agar Parpol yang ada di Kota Tomohon, agar melaksanakan kegiatan sesuai dengan aturan yang berlaku sebagaimana dalam Permendagri RI No. 77 Tahun 2014 tentang Pedoman Tata Cara Penghitungan, Penganggaran Dalam APBD, danTertib Administrasi Pengajuan, Penyaluran, dan Laporan Pertanggungjawaban Penggunaaan Bantuan Keuangan Parpol.

“Agar tidak terjerat masalah hukum, saya aaranka dengan membuat laporan pertanggungjawaban tepat waktu dan sesuai peruntukannya,” tandasnya. (mar)

Leave a Reply