Kodim 1302 Minahasa Gelar Rakor Internal Bahas Pengamanan Pemilu 2019

Minahasa – Kodim 1302 Minahasa menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) internal dalam rangka mendukung pengamanan jalannya Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2019, bertempat di aula Makodim, Kelurahan Sasaran Kecamatan Tondano Utara, Kamis (21/03) pagi.

Komandan Kodim 1302 Minahasa Letkol Inf Slamet Raharjo SSos MSi kepada wartawan mengatakan, rakor ini dimaksud untuk membahas strategi TNI dalam pengamanan Pemilu 2019, sehingga hajatan yang besar ini bisa berjalan aman dan lancar, khususnya di wilayah Kodim 1302 Minahasa yang meliputi Kabupaten Minahasa, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara dan Kota Tomohon.

“Kita sangat membutuhkan tenaga, pemikiran dan strategi, untuk menciptakan suasana kondusif, arena kemanan adalah harga mati TNI. Untuk itu, kami pasti akan maksimal dem amannya Pemilu 2019 ini,” kata Raharjo.

Adapun jumlah personil yang akan melakukan pembantuan pengamanan yang akan bersinergi dengan Polri kata Raharjo yakni, 3 Satuan Setingkat Kompi (SSK) Kodim 1302 Minahasa yaitu sekitar 300 orang, BKO Unit Rider 712/Wiratama 1 SSK, kemudian 1 SSK Dari Rindam dan BKO dari Satuan Pelaksana Kodam.

“Kodim 1302 Minahasa memiliki wilayah yang cukup luas yakni empat Kabupaten/Kota dengan jumlah TPS (Tempat Pemungutan Suara, red) di wilayah teritorial sebanyak 2.390 yang akan di backup. Memang cukup sedikit jumlah personil dibanding jumlah TPS, tapi kami tentunya punya strategi khusus untuk mengantisipasi hal ini,” kata Dandim.

“Salah satunya kita berkolaborasi dengan masing-masing Polres, Linmas, Satpol PP, serta unsur lainnya, dan berusaha menguasai keadaan agar tetap terkendali,” tukasnya, sembari menambahakan bila pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan gelar pasukan bersama tiga Polres yakni Polres Minahasa, Polres Minahasa Selatan dan Polres Tomohon.

“Besok kita akan melakukan gelar pasukan secara serentak bersama tiga Polres. Jadi personil akan dibagi tiga untuk disebar ke tiga Polres ini,” pungkasnya.(fernando lumanauw)

Leave a Reply