Korban Badai Filipina Kekurangan Makanan

Korban Badai Filipina. Foto Istimewa

Korban Badai Filipina. Foto Istimewa

Filipina – Ribuan orang di Tacloban Filipina kekurangan makanan dan mulai frustrasi karena bantuan tak kunjung datang. Tacloban adalah salah satu kota yang paling parah terkena dampak badai Haiyan, Sabtu (9/11/2013).

Lima hari setelah bencana itu datang, warga yang selamat hanya bisa mengais-ngais makanan yang tersisa. Tak ada makanan segar atau beras dari pemerintah. Penantian bantuan makanan di bandara tak kunjung datang. Bandara yang tadinya terputus kini sudah bisa difungsikan, namun bantuan yang tadinya akan disalurkan melalui bandara itu tidak pernah tiba.

Memang ada pesawat Hercules yang datang, namun itu hanya untuk mengangkut warga negara Amerika Serikat (AS) yang tak kuat lagi tinggal di Tacloban. Kondisi ini membuat cemburu masyarakat sekitar. Merekapun berharap bisa diangkut dan meninggalkan kota yang porak poranda itu.

Masyarakat juga terpaksa menjarah gudang beras milik pemerintah. Sebanyak delapan orang tewas, Selasa (12/11/2013) saat berebut beras di Alanglang, 17 km dari Tacloban.

“Salah satu dinding gudang kita runtuh dan delapan orang tertimpa hingga tewas,” ujar Rex Estoperez, juru bicara Otoritas Pangan Nasional.

Semu orang panik. Tidak ada makanan dan minuman di sini. Mereka ingin pergi dari sini,” ujar Kapten Emily Chang, dokter Angkatan Laut kepada AFP.

Menurutnya, dokter di Bandara juga kehabisan obat-obatan, termasuk antibiotik . “Tidak ada yang bisa kami lakukan,” tuturnya.(inilah.com)

Leave a Reply