Korban Tercebur Ke Sungai Tondano Ditemukan Tewas

Korban tenggelam saat di ruang mayat RSUD Sam Ratulangi (foto:ist)

Korban tenggelam saat di ruang mayat RSUD Sam Ratulangi (foto:ist)

Minahasa – Korban tenggelam bernama Hendrik Ende Sumampouw (43), warga Jaga III Desa Kembuan, Kecamatan Tondano Utara, yang tenggelam diperkirakan sejak pukul 01.30 dini hari, Rabu (17/12), akhirnya ditemukan tim BASARNAS Minahasa bersama warga, dalam keadaan tak bernyawa, sekitar pukul 09.20 wita siang harinya.

Ketua BASARNAS Minahasa, Jeffry Mambu mengatakan, korban pertama kali ditemukan Denny Rotinsulu, warga setempat, setelah warga bersama tim BASARNAS beberapa kali melakukan upaya penyelaman.

“Korban ditemukan 30 meter dari lokasi dimana korban jatuh dan berada tepat didasar sungai,” terang Mambu.

Kapolsek Toulimambot, Iptu Agus R Marsidi, ditemui Cybersulutnews.co.id membenarkan kejadian tersebut.

“Ini kejadian murni kecelakaan. Korban langsung dibawa ke RSUD Sam Ratulangi Tondano untuk dilakukan visum luar,” ujar Marsidi.

Sebelumnya, menurut saksi mata, Glen Rumbayan (19) menuturkan, sekitar pukul 01.30 dini hari, korban Ende lewat disamping rumahnya menuju ke sungai.

Tiba-tiba dirinya mendengar ada suara orang tercebur dalam sungai. Mendengar suara tersebut, dirinya langsung menuju ke sungai untuk melihat dan ternyata korban sudah di tengah sungai dan sempat meminta pertolongan.

“Saya lihat sudah ditengah sungai dan hampir tenggelam, hendak menolong tapi takut karena hanya sendiri,” ujar saksi.

Pagi harinya, dirinya melaporkan kejadian ini ke pemerintah Desa Kembuan.

Hukum Tua Desa Kembuan, Olivia Walalangi, ketika ditemui Cybersulutnews.co.id di lokasi kejadian membenarkan atas laporan warganya tersebut.

“Saksi mata melaporkan kejadian tersebut tadi pagi dan kami langsung turun ke lokasi, untuk upaya pencarian,” ujar Walalangi.(fernando lumanauw)

Leave a Reply