Korupsi Dana Audiens Bolmong Tahap Dua, Polda Sulut Serahkan Barang Bukti dan Tersangka ke Kejati

TSK Korupsi Audiens Bolmong (2)Manado – Perkara dugaan korupsi dana audiens di Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), TA 2012-2013 yang menjerat tiga tersangka, masing-masing UP alias Uki, ID alias Ismar dan EPUK alias Eka segera memasuki tahap penuntutan. Pasalnya, penyidik Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sulut, Kamis (02/02/2017), telah menyerahkan tiga tersangka dan alat bukti ke Kejati Sulut.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo didampingi Wakil Direktur (Wadir) Ditreskrimsus AKBP Sumitro menjelaskan, pelimpahan berkas perkara dan tersangka dilakukan setelah pihaknya merampungkan semua proses penyelidikan dan pemberkasan sesuai permintaan dan petunjuk dari pihak Jaksa.

“Setelah melengkapi semua petunjuk dan dinyatakan lengkap atau P21. Hari ini, kami menyerahkan tersangka dan semua alat bukti ke Kejati,” terang Kombes Pol Ibrahim Tompo. (Baca Juga : 3 Tersangka Korupsi Dana Audiensi Bolmong Ditahan, Polda Sulut Bidik Tersangka Baru! http://cybersulutnews.co.id/3-tersangka-korupsi-dana-audiensi-bolmong-ditahan-polda-sulut-bidik-tersangka-baru/)

TSK Korupsi Audiens Bolmong (4)Dijelaskan Tompo, pengusutan perkara kasus dugaan mega korupsi ini akan terus dikebut hingga pihaknya meringkus aktor intelektual yang menyebabkan negara merugi Rp2,1 miliar. “Perkembangan penyelidikan masih terus didalami atas keterlibatan oknum lainnya dengan mengejar bukti-bukti yang sudah ada,” jelasnya.

Sementara itu, Wadir Ditreskrimsus AKBP Sumitro mengatakan, kasus mega korupsi penyalahgunaan jabatan dan kewenangan pengelolaan dana program peningkatan pelayanan kedinasan kepala daerah, pada kegiatan Audiensi/Dialog tokoh-tokoh masyarakat, pimpinan organisasi sosial dan kemasyarakatan di Bolmong, dikelola oleh bagian umum Setda Bolmong.

“Modusnya, Kabag Umum memerintahkan PPTK untuk pinjam perusahaan dan rekanan. Uang dicairkan ke rekning rekanan, untuk SPJ telah dibuat disiapkan terlebih dahulu oleh pejabat pelaksana teknis kegiatan, seolah-olah kegiatan telah dilaksanakan padahal fiktif. Dana kemudian dicairkan melalui rekening rekan dan ditarik oleh PPTK berbentuk tunai, dana tersebut diduga diserahkan kepada Bupati dan Wakil Bupati Bolmong,” beber AKBP Sumitro.

TSK Korupsi Audiens Bolmong (1)“Untuk Pasal yang disangkakan yakni, Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 Undang-Undang RI nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) KUHP,” tandasnya.

Diketahui, tersangka ID alias Ismar selaku oknum PPTK, EPUK alias Eka mantan Kabag Umum, serta UP alias Uki oknum Kabag Umum di Setda Kabupaten Bolmong dipenjarakan penyidik, Kamis (19/01/2017) lalu.

Dari informasi yang diperoleh Cybersulutnews.co.id, tiga tersangka dipenjarakan setelah penyidik melakukan serangkayan penyelidikan, hingga menemukan kerugian negara Rp2,1 miliar dari total anggaran Rp8 miliar lebih.

“Berdasarkan bukti kerugian negara itu dan keterangan-keterangan dari para saksi, mereka ditetapkan sebagai tersangka sampai dijebloskan ke sel tahanan,” beber sumber penyidik kepada cybersulutnews di Mapolda Sulut. (jenglen manolong)

Leave a Reply