Kota Toleran Manado Menyimpan Perhugelan Toleran Pula…

Catatan : Vebry Deandra.

KOTA Manado di tahun 2017 ini ditetapkan sebagai kota paling toleran di Indonesia oleh Setara Institute.

Malah Walikota Manado, GS Vicky Lumentut kaget dan mengaku tidak menyangka dengan penetapan Kota Manado diurutan nomor satu sebagai kota paling toleran di tanah air, disusul Pematangsiantar, Salatiga, Singkawang, dan Tual pada lima besar.

Namun menurut saya sah-sah saja jika Kota Manado saat ini dinilai sebagai kota paling toleran, sebab kerukunan dan sikap hidup penuh toleransi di Kota Manado sudah terbangun atau ada sejak dahulu kala.

Apakah arti kata ‘toleran’ itu ? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) to·le·ran a bersifat atau bersikap menenggang (menghargai, membiarkan, membolehkan) pendirian (pendapat, pandangan, kepercayaan, kebiasaan, kelakuan, dsb) yang berbeda atau bertentangan dengan pendirian sendiri.

Ternyata kata toleran itu begitu luas arti katanya. Sehingga membahas Kota Manado sebagai kota toleran tidak menarik menurut saya, karena Kota Manado dengan warganya yang heterogen memang sudah teruji sebagai kota yang bisa menjaga kerukunan selama ini dan bukan hal baru adanya, termaksud penilaian dari Setara Institute tersebut.

Apa yang menarik di kota Manado ? Saya tertarik ternyata kata ‘toleran’ ini jika pendekatannya terhadap prilaku menyimpang baik pria maupun wanita dewasa di Kota Manado yang terkenal menyimpan laki-laki ganteng dan wanita-wanita cantik ini (baca:pria-pria gatal dan wanita-wanita gatal) dengan fenomena yang disebut ‘Hugel’ atau hubungan gelap alias selingkuh alias perzinahan.

Disini saya tidak membahasnya dalam perspektif KUHP terhadap perbuatan perzinahan itu. Namun saya ingin menyentil ternyata bahugel atau perbuatan perhugelan atau selingkuh itu sudah menjadi gaya hidup sebagian individu atau warganya, baik laki-laki dengan ‘hidung belangnya’ dan wanita dengan ‘gatal tubuhnya’.

Dari data yang ada tahun 2014 sudah terjadi sidang perceraian sebanyak 334 kali, tahun 2015 sebanyak 228 kali, tahun 2016-2017 juga sudah tercatat ratusan sidang perceraian di Pengadilan Manado. Belum data
Pengadilan Agama (PA) Manado yang juga ramai dengan kasus perceraian.

Yah, umumnya perceraian terjadi karena disebabkan selingkuh atau perhugelan itu. Tentu tanda awas bagi kota Manado. Apakah itu ? Dengan angka perceraian yang tinggi setiap tahunnya, maka kita di Manado akan menghasilkan generasi ‘Broken Home’.

Broken Home atau keluarga tak utuh adalah kondisi dimana keluarga mengalami perpecahan atau adanya kesenjangan dalam rumah tangga, entah itu berawal dari cekcok kedua orang tua, perselingkuhan, bahkan perkelahian yang berakibat putusnya tali yang dirangkai keluarga atau perceraian.

Dalam kondisi ini, terutama bagi si anak seakan melihat dunia runtuh tepat dihadapannya, karena hilangnya cinta dan kasih sayang kedua orang tuanya hingga mengakibatkan trauma psikologi yang cukup fatal dan membekas dalam dirinya. Betapa tidak, Ia merasa bahwa apa yang selama ini dimiliki setiap individu begitu saja hilang dalam sekejap dan sulit untuk disembuhkan.

Pelak saja generasi Broken Home ada yang membrontak bahkan fatalnya menjadi generasi liar yang cendrung anti sosial bahkan menjadi pelaku-pelaku kriminal atau melanjutkan perbuatan tercela lainnya, seperti pelacuran atau bahkan mengadopsi gaya hidup perhugelan atau perselingkuhan ‘titisan atau warisan’ orang tuanya.

Yah, kembali lagi pada kata ‘Toleran’, dimana hal itu berlaku pula bagi hubungan perselingkuhan atau perhugelan itu yang seakan sudah menjadi gaya hidup dan hal biasa di Kota Manado yang termaklumi dengan SIKAP MENENGGANG.

Generasi Broken Home yang tercipta dari Perselingkuhan orang tuanya atau hal lain, bisa menjadi ‘bom waktu’ dimasa depan terhadap perbuatan-perbuatan anti sosial yang cendrung meresahkan kehidupan sosial di Kota Manado yang saat ini ditetapkan kota paling toleran di Indonesia. Perhugelan saya sebut juga adalah ‘Selingkuh Toleran’ yang ada di Kota Toleran yang akan mengancam Toleransi dimasa depan.
PRIA SELINGKUH DENGAN MATANYA, WANITA SELINGKUH DENGAN HATINYA.
SUDAH ITU : PRIA KEMBALI DAN WANITA PERGI ..
(vebry deandra***)

Leave a Reply