KPU Tomohon Abaikan Protokol Covid-19, Komisioner Diduga ODP Bebas Bertugas

Kegiataan sosalisasi yang digelar KPU Kota Tomohon yang digelar beberapa waktu lalu (foto:istimewa)

Tomohon – Pernyataan Ketua KPU Tomohon Harianto Lasut MAP, jika lembaga yang dipimpinnya menjunjung tinggi protokol COVID-19 dalam penyelenggaran Pilwako Tomohon Desember nanti diragukan.

Pasalnya dari informasi yang diterima wartawan Cybersulutnews, ada salah satu komisioner KPU Tomohon yang diduga kini menjadi Orang Dalam Pemantauan (ODP) namun bebas melakukan tugas dan fungsinya.Terlihat di beberapa acara yang digelar KPU Tomohon, Komisioner yang diduga ODP turut hadir. Parahnya lagi dari data dan dokumentasi yang didapat CSN, komisioner tersebut menjadi narasumber pada salah satu acara sosialisasi KPU dengan tidak menggunakan masker.

Padahal komisioner ini seharusnya masih dalam masa karantina mandiri sembari menunggu hasil Swab usai dirinya dinyatakan reaktif saat melakukan Rapid Test yang digelar KPU Tomohon pada 27 Juni 2020 lalu dan Komisioner tersebut melakukan Swab test pada tanggal 29 dan 30 Juni 2020.

Sangat kontras dengan pernyataan Ketua KPU Tomohon yang dengan tegas menyatakan KPU Tomohon menjunjung tinggi protokol COVID-19 dalam penyelenggaraan Pilkada Tomohon. Sehingga dirinya me-non aktifkan staff KPU yang reaktif dan dua anggota PPS yang juga reaktif saat Rapid Test.

Kenyataan ini memang diduga disembunyikan KPU Tomohon karena dari data yang dirilis Ketua KPU Tomohon beberapa waktu lalu Harianto Lasut, hanya menyebut jika hanya ada satu staff KPU Tomohon yang reaktif sehingga di non-aktifkan sementara.

“KPU selaku penyelenggara Pemilu harusnya harus berpegang teguh soal protokol COVID-19. Apalagi mereka selalu berhadapan dengan orang banyak, seperti para penyelenggara Pemilu di tingkat kecamatan sampai kelurahan. Bisa saja KPU Tomohon menjadi salah satu sunber mata rantai penularan Virus COVID-19 di Tomohon. Apalagi Kota Tomohon marak transmisi lokal yang terjadi,” ujar Bobby salah satu Tomohon Utara saat dimintai pendapat.

Di sisi lain Wartawan CSN sudah berupaya mengonfirmasi lewat chat tapi belum ada balasan dari Ketua KPU Tomohon Hariyanto Lasut saat dihubungi lewat chat Whats Up, Selasa (15/07/2020) tidak menanggapi. Begitu pun dengan Komisioner KPU Divisi Sosialisasi, SDM dan Partisipasi Masyarakat (Parmas) Stenly Kowaas belum memberikan tanggapan. (mar)

Leave a Reply