Lagi, Humpro Setdakab Mitra Jadi Tujuan Stuban Humpro Kabupaten Tetangga

Mitra – Setelah sebelumnya kedatangan tamu dari Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondouw Selatan, Bagian Humas dan Protokol (Humpro) Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Minahasa Tenggara (Mitra), kini menjadi tujuan studi banding (Stuban) Humpro Setdakab Minahasa.

Pada Kamis (21/03) pagi, rombongan Humpro Setdakab Minahasa dipimpim Kepala Sub Bagian (Kasubag) Protokol Ariel Wowor, Kasubag Acara dan Tamu Daine Lantang, serta didampingi staf Fumy Vaya Lasut dan Sheren Mangindaan ini tiba dan disambut Kepala Bagian Humpro Setdakab Mitra Frangky Wowor, didampingi Kasubag Humas Rolly Wowor.

Daine Lantang mengatakan, tujuan kedatangan Humpro Minahasa untuk tukar pendapat soal tugas Kehumasan yang ada di masing-masing Daerah.

“Tujuan kedatangan Humpro Minahasa untuk belajar apa yang tidak ada di tempat kami dan memadukan kelebihan maupun kekurangan yang ada untuk menjadi lebih baik. Sebagai contoh, di Mitra sudah menerapkan aplikasi berbasis elektronik sedangkan Minahasa belum,” kata Lantang.

Kepala Bagian Humpro Setdakab Mitra Frangky Wowor pun menyambut baik kedatangan Humas Minahasa ini. Menurutnya, ajang seperti ini menjadi hal yang sangat baik untuk saling tukar pikiran guna kemanuan bersama.

“Disini kita melihat kekurangan dan kelebihan dari setiap Daerah dan disatukan guna kemajuan Humas dan Protokol, terlebih dalam kerja sama antar Media Pers dan Pihak Pemkab,” kata Wowor.

Dia kemudian melanjutkan bahwa, di Humpro Mitra saat ini memang telah menjalankan aplikasi berbasis elektronik yang merupakan intstruksi langsung Bupati Mitra James Sumendap SH, yang mana hal tersebut telah menarik perhatian sejumlah Kabupaten.

“Minahasa Tenggara dibawah pemerintahan Bupati James Sumendap, telah menerapkan aplikasi berbasis elekronik, dimana dengan aplikasi ini penyedia Barang dan Jasa, termasuk didalamnya jasa Media, harus terdaftar dalam sistem. Untuk Mitra sendiri menjadi Kabupaten pertama yang menerapkan sistem ini dan sudah ada tiga Kabupaten datang stuban soal itu,” kata Wowor lagi.

Lanjut dikatakannya, dengan adanya aplikasi ini, maka akan terdata dengan sendirinya segala kelengkapan Perusahan Media, yang kemudian menjadi acuan kerja sama antara Pemerintah dan Penyedia jasa. “Bagi kami yang sudah melaksanakan sistem ini, kami merasa ini sangat baik dan bisa diterapkan di daerah lain termasuk Humpro Minahasa,” pungkasnya.(fernando lumanauw)

Leave a Reply