Lakukan Sosialisasi, Mewoh: Perseorangan Jalur Alternatif Jadi Kepala Daerah Tanpa Parpol

Minahasa – Masuk dalam kontestasi untuk menjadi Kepala Daerah tak melulu harus melewati Partai Politik (Parpol).

Hal ini dikatakan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Dr Ardiles Mewoh, kala dirinya menjadi nara sumber dalam sosialisasi Pencalonan Perseorangan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gunermur Sulut tahun 2020, Sabtu (07/12) sore, di Kantor KPU Kabupaten Minahasa.

“Melibatkan diri dalam pesta demokrasi untuk menjadi pemimpin dalam jabatan politik itu, bukan hanya lewat jalur Parpol saja. Ada jalur alternatif lain yakni lewat jalur calon perseorangan,” kata Mewoh.

Tentunya hal ini, terang Mewoh, sepanjang persyaratannya terpenuhi. “Ada persyaratannya tentunya. Jadi tidak serta merta suka jadi calon Kepala Daerah dan langsung diterima KPU,” ujarnya.

Adanya persyaratan itulah yang menjadi dasar kenapa penting dilakukan sosialisasi seperti ini, ungkap dia.

“Maka dari itu, penting sekali bagi penyelenggara Pemilu untuk mensosialisasikan secara luas pencalonan perseorangan. Kami berharap, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, Ormas, LSM, partai politik, insan pers dan stakeholder terkait, kiranya dapat menjadi sarana untuk meneruskan informasi ini kepada seluruh masyarakat,” harapnya.

Turut hadir dan juga menjadi nara sumber dalam sosialisasi ini, Komisioner KPU Sulut Yessy Momongan STh, Ketua KPU Minahasa Lord Arthur Malonda SPd, Komisoner KPU Minahasa Lidya Malonda, Rendy Suawa SH, Pieter Maweikere dan Kris Ngantung SFils, Anggota Bawaslu Minahasa Donny Rumagit dan Kasat Intel Polres Minahasa AKP Karel Tangay SH.
(fernando lumanauw)

Leave a Reply