Lalai Menjalankan Tugas, Ferry Manopo Mantan Kasat Reskrim Polres Minut Divonis Demosi 1 Tahun

Manado – Mantan Kasat Reskrim Polres Minahasa Utara (Minut), AKP Ferry Manopo, Selasa (30/06/2015), divonis demosi atau penundaan kenaikan pangkat selama satu tahun oleh hakim komisi sidang kode etik dan profesi Polda Sulut, karena terbukti lalai dalam menjalankan tugas.

Hakim komisi yang diketuai AKBP Yusuf Setyadi didampingi wakil ketua I, Kompol Robby Rondonuwu dan wakil ketua II, Kompol R Rantemona mengatakan, hukuman demosi satu tahun pantas diterima Manopo. Pasalnya, Manopo terbukti secara sah dan meyakinkan telah melanggar Peraturan Kapolri No 14 tahun 2011 tentang kode etik dan profesi Polri sehingga menurunkan citra Polri di mata masyarakat.

“Berdasarkan pertimbangan serta bukti-bukti dalam sidang, kami memberikan hukuman berupa demosi selama satu tahun kepada AKP Ferry Manopo,” kata hakim komisi sidang kode etik.

Dari pantauan, sidang yang digelar di ruang Tri Brata Mapolda Sulut berlangsung sejak pukul 10:00 Wita. Manopo yang mendengarkan vonis dari hakim komisi terlihat pasrah.
Sebelumnya, pada Selasa (23/06/2015), Ferry Manopo, telah dijadikan sebagai terperiksa, dan dituntut AKP Muhlis Suwani berserta Ipda Okta Paparang atas dugaan tidak profesional dalam menjalankan tugas kala menjalankan tugas.

“Oknum anggota yang dijadikan sebagai terperiksa, dituntut pasa 7 ayat 1 point c, sesuai Perkap No 14 tahun 2011 tentang kode etik profesi polri,” ungkap penuntut Muhlis dan Okta sembari menambahkan kalau Manopo terjerat dugaan pelanggaran kode etik atas penanganan kasus pemerkosaan yang terjadi di Minut 2013 silam yang dilaporkan korban pada 5 Maret 2014 lalu. (jenglen manolong)

Leave a Reply