Lansia di Rerer Ditemukan Membusuk

Minahasa – Perempuan lanjut usia (Lansia), yang teridentifikasi benama Rice Tambalean (66), warga Desa Rerer Satu Kecamatan Kombi, ditemukan sudah membusuk di rumahnya, Kamis (23/01) pagi, sekitar pukul 07.00 Wita.

Tetangga korban, Johan Sumampouw, yang merupakan saksi mata yang pertama kali menemukan jasad korban mengatakan, awalnya dirinya mencium ada aroma berbau busuk yang datang dari arah rumah tetangganya itu sejak Rabu.

Penasaran dengan aroma yang mengusik tersebut, dirinya lalu mendatangi tempat kejadian perkara sekitar pukul 06.30 Wita, Kamis pagi, dan mendapati ada tetesan air dan berbau busuk dari bagian lantai.

Mendapati hal janggal, dia pun langsung mendatangi rumah saudara kandung korban bernama Paul untuk memberitahukan apa yang dilihatnya, dan meminta segera mengecek lokasi.

“Ketika sampai dirumah korban, didapati disana ada jasad. Kami langsung melapor ke Pemerintah Desa dan aparat Kepolisian yakni Polsek Kombi,” ujar Sumampouw.

Paul mengatakan, korban memang telah lama menjanda karena suaminya sudah meninggal dunia, sedangkan anak satu-satunya korban jarang berkunjung karena tinggal di Manado.

“Korban terakhir kami lihat pada Minggu 19 Januari 2020 lalu, dan tak mempunyai penyakit,” ujarnya.

Kapolres Minahasa AKBP Denny I Situmorang SIK, melalui Kepala Satuan Reskrim Polres Minahasa AKP Sugeng Wahyudi Santoso SH SIK, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, saat ditemukan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

“Diduga korban sudah meninggal sejak Senin 20 Januari. Diduga pula, korban meninggal karena sakit. Keluarga korban menolak untuk dilakukan outopsi. Sehingga, Polsek Kombi telah membuat berita acara penolakan untuk outopsi yang ditanda tangani pihak keluarga dan Pemerintah Desa,” kata Sugeng yang kala itu didampingi Kasubbag Humas Polres Minahasa AKP Ferdy Pelengkahu dan Kapolsek Kombi AKP Hilman Rohendi.(fernando lumanauw)

Leave a Reply