Launching Calendar of Event North Sulawesi 2019, TIFF 2019 Segera Menghentak

Tomohon – Kementrian Pariwisata RI meluncurkan Calendar of Event North Sulawesi 2019, Senin (22/04/2019) di Kementrian Pariwisata oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Tomohon International Flowers Festival (TIFF) 2019 masuk dalam salah satu agenda tersebut.

Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak CA didampingi Wakil Walikota Syerly Adelyn Sompotan mengatakan visi Walikota dan wakil walikota Tomohon 2017-2021 yakni terwujudnya masyarakat Kota Tomohon yang religius,berdaya saing, demokratis, sejahterah,berbudaya, dan berwawasan lingkungan menuju kota wisata dunia.

Acara launching begitu meriah diawali pertunjukan seni dan dari Tomohon menampilkan tari Alva dan Omega selanjutnya sambutan Sekprov Sulawesi Utara Drs Edwin Silangen yang mewakili Gubernur Sulawesi Utara.

“Di Sulut ada tiga even yang menjadi kalender Nasional yakni Festival Bunaken, Tomohon International Flower Festival, Festival Selat Lembeh yang telah dimasukkan ke dalam 100 even Wonderfull 2019. Dalam pelaksanaan ini kita akan menampilkan beragam produk kesenian daerah serta atraksi dan kelengkapan lainnya seperti olahraga, fashion, kuliner, budaya dan yang lainnya,” kata Silangen.

Silangen sekaligus mengharapkan arahan dan bimbingan dari Kemenpar RI. Masing-masing Kabupaten/Kota di Sulut memiliki event Pariwisata diantaranya festival Tulude Kabupaten Sangihe, Festival Teluk Tomini Boltim dan yang lainnya.

Launching Calendar of Event Sulawesi Utara 2019 juga diserahkan cindera mata dari Kementerian Pariwisata RI kepada Para kepala daerah se-sulut yang hadir, begitu juga sebaliknya yakni pemberian cindera mata ikon masing-masing daerah kepada Menteri Pariwisata.

Launching CoE Sulut 2019 Pemerintah memperlihatkan komitmennya untuk mengembangkan sektor pariwisata.

Menurut Menpar Arief Yahya, peluncuran Calender of Event Sulut 2019 ini adalah upaya mempromosikan pariwisata di Bumi Nyiur Melambai.

Menteri asal Banyuwangi itu menambahkan, CoE Sulut 2019 juga bisa berimbas positif untuk meningkatkan kunjungan wisman ke Sulut. Khususnya, wisatawan dari Tiongkok, Malaysia, Amerika Serikat, dan Inggris, sebagai pasar utamanya. Serta wisatawan asal Thailand, Singapura, dan Brunei sebagai pasar potensial.

“Peluncuran Calendar of Event menjadi bukti keseriusan Sulawesi Utara untuk sektor pariwisata. Dan rangkaian atraksi yang disajikan bisa menjadi daya tarik untuk mendatangkan wisatawan. Apalagi, Bandara Sam Ratulangi Sulut sudah terkoneksi dengan beberapa negara, seperti Tiongkok,” paparnya.

Menpar Arief Yahya menjelaskan, pariwisata Sulut perlu didukung unsur 3A (atraksi, amenitas, dan aksesibilitas) yang memadai. Dengan alasan itu, Menpar mengimbau aksesibilitas Bandara Sam Ratulangi Manado perlu dikembangkan. Baik fasilitasnya, runway, taxiway, aircraft parking stand, terminal and airspace capacity. Hal ini harus dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan volume atau trafik wisatawan yang masuk ke Manado.

“Hal yang paling penting adalah mengembangkan penerbangan langsung atau regular flight dari Great China, Korea, Jepang, ASEAN sebagai pasar utama, selain membuka rute baru dari Davao (Filipina) adalah pasar potensial,” kata Arief Yahya.

Dalam Calendar of Event Sulut 2019, ada tiga event unggulan yang masuk 100 Wonderful Event Nasional. Tiga event itu adalah Festival Pesona Bunaken akan berlangsung di Manado pada 26-29 Juli 2019 mendatang.

Tomohon International Flower Festival, 7-12 Agustus 2019. Event tahunan ini menampilkan kendaraan hias yang didekorasi menggunakan bunga khas Kota Tomohon dan daerah lainnya dalam berbagai bentuk dan variasi sesuai ikon dan karakteristik masing-masing peserta. Kendaraan hias ini akan berparade melintasi jalur utama Kota Tomohon selanjutnya diparkir dilapangan luas dan dinilai oleh tim pakar independen yang memiliki kompetisi di bidang florikultura dan seni dekorasi.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan pariwisata Sulawesi Utara (Sulut) khususnya Kota Manado memiliki pertumbuhan tertinggi, dalam empat tahun terakhir yakni tumbuh sebesar 6 kali lipat atau 600 persen sehingga layak mendapat penghargaan sebagai ‘The Rising Star’.

Acara launching ini dihadiri sejumlah Kepala Daerah di Sulut dan dihibur atraksi kesenian Sulawesi Utara.(mar)

Leave a Reply