MAFIA dan SELFIE ALA MANADO

Catatan : Vebry Deandra

BEBERAPA hari ini saya membahas mengenai selfie..selfie..selfie. Maaf selfie disini bukan saya tujukan untuk tante Selfie yang katanya mirip nona-nona, atau nona Selfie yang mirip tante-tante..

Disini selfie ala Tommi and Jerry, “Polo Pakita Sayang”. Yah, film terbaru Rony Imanuel atau lebih dikenal Mongol Stress yang berjenre Komedy dan disutradarai Dony Mamahit ini begitu kental rasa Manadonya.

Maklumlah sutradara, pemeran utama (baca:Mongol Stress) dan produsernya
Henny Logamarta, Habelana Lucia Goni, Donny Sarijowan begitu terlihat dan sangat konsen mau mengangkat Kota Manado lebih dikenal luas lagi di jagat nusantara dengan kehadiran film tersebut. Patut diapresiasi dan saya pribadi memberikan empat jempol yang ada pada diri saya.

Memang Mongol Stress adalah duta wisata sejati, yang tak pernah surut perjungannya untuk memperkenalkan Manado setiap saat, setiap waktu dan setiap keadaan. “Saya Manado, Kita Manado. Manado kita..Kong dang,” begitu mungkin diucapkan Mongol yang katanya sangat digemari para pejabat Pemkot Manado dan tokoh Manado lainnya, walau saya kemudian terheran-heran Mongol tak diundang di Manado Fiesta 2017.

Tidak apalah Mongol janganlah engkau stress, sebab abang Mongol kan sudah stress sejak dari dahulu kala. Maaf saya mungkin tertawa sambil menangis, dan sedikit menjelaskan bahwa Mongol ini sejak harga rica masih murah dan sampai menjadi penyebab inflasi di Manado, Mongol sudah dari sananya mempromosikan Manado dan umumnya Sulut.

Tetapi janganlah Mongol sama halnya dengan rica yang ikut-ikutan menjadi penyebab inflasi, maksud saya ‘inflasi harga diri’. Kong dang apa tu ‘Inflasi Harga Diri’ dang ? Sekali lagi saya mohon maaf ngelogat Manado yah, karena harga diri itu mahal adanya, jangan samakan deng rica-rica yang beking ‘mulu-mulu rica’, nintau nyanda parnah mo hargai kasana to orang yang so beking kanal Manado. Kita tegaskan, kong jang ja cumu-cumu kanal dan penggemar Mongol…mar kong dang Pala so tau ?

Pepatah miring katakan ‘anjing menggonggong, torang toki jo’..Ododooo. So bagitu torang orang Manado kurang ja cari-cari pambanaran diri kong so nyanda bisa mo kritik ? Siapapun tahu Mongol Stress tidaklah stress sebenar-benarnya, dia cuma mau sebagai komika Indonesia yang tak lupa asal usul dirinya sebagai ORANG MANADO OK..ORANG MANADO HEBAT!.

Yah nohh, kiapa kita so ja bicara sama deng Setang pe Bos ja dusu-dusu soal Mongol.. Kembali ke jalan yang benar, jadi kita kembali ke cerita film yang 1000 persen ditanggung warga Kawanua akan terbahak-bahak melihat aksi kocak Tommi and Jerry.. Mar Polo pa Mongol Kasiang.. Sebab kita deng Mongol bukang Mafia yang gila doi kong jaga pancari muka.. Eh Torang pemuka so sama-sama jelek.. Sekian terimakasih selamat menonton atau bauni Film Tommi and Jerry…

Leave a Reply