Majukan Pendidikan, Wagub : Perusahaan di Sulut Harus Contohi PT MSM

Manado – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menerima bantuan untuk sektor pendidikan dari PT. Meares Soputan Mining (MSM), Archi Indonesia, Rajawali Foundation, dan PT TTN, serta Semolec.

Pemberian bantuan ini dilakasanakan di ruang rapat F.J Tumbelaka Selasa (12/09/2017)siang dan dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw.

Dalam kesempatan ini Kandouw mengatakan, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey memang sangat apresiasi program ini, karena merupakan salah satu program prioritas Gubernur.

“Karena sejauh ini Pak Gubernur kita sangat ngotot untuk mengurangi angka kemiskinan di Sulawesi Utara, salah satunya dengan menggenjot sektor pendidikan kita,” kata Wagub.

Lanjut Wagub berterima kasih atas bantuan PT. MSM bersama group yang telah membantu Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di sektor pendidikan.

“Ini luar biasa pengorbanan Pak Gubernur kita yang terus berusaha memacu sektor pendidikan Sulut, jadi dengan adanya bantuan dari PT. MSM bersama group ini, kami sangat terharu dan berterima kasih, karena mau berkontribusi buat pendidikan kita,” ucap Wagub.

Untuk itu Wagub Kandouw menghimbau kepada perusahan-perusahaan besar lainnya bisa melihat ini dengan lebih baik lagi.

“Coba pak Asisten menyurat ke perusahan-perusahan lainnya, ikuti langkah PT. MSM yang sangat memperhatikan perkembangan Sulawesi Utara khususnya disektor pendidikan, jangan nanti kalau ada perlu saja baru cari Pemerintah Daerah, siapa tahu tahun depan bisa 300 anak Sulut dikirim study keluar, kan sekarang baru 39 anak,” terang Wagub Steven Kandouw.

Dikesempatan yang sama, Presiden Direktur PT. MSM Ir. Tarkelin Purba SH. MM dalam sambutannya berpesan kepada para calon Mahasiswa penerima beasiswa ke China untuk menjadikan kesempatan kali ini sebagai satu motivasi yang tidak boleh disia-siakan.

“Adik-adik harus pahami pilihan diantara banyaknya siswa di Sulut hanya kalian. Jadi, manfaatkan kesempatan ini, belajar dengan baik, jaga kesehatan karena disana ada empat musim,” kata Terkelin Purba, sembari mengatakan bahwa dirinya merasa bertanggung jawab dengan para siswa.

“Saya merasa bertanggungjawab dengan sektor pendidikan di Sulut, karena ini salah satu sektor yang sangat menjanjikan bagi masa depan daerah, jadi tolong adik-adik jaga kepercayaan Sulawesi Utara yang telah mengutus adik-adik menimbah ilmu ke China, jaga nama baik Sulut disana, nanti kalau sudah selesai kuliah kembali ke Sulut untuk membantu membangun daerah tercinta kita ini,” harap Purba.

Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Sulut Gammy Kawatu dalam laporannya mengatakan bahwa maksud dan tujuan terselenggaranya kegiatan pelepasan Mahasiswa penerima beasiswa Batch II 2017 Jiangsu Agri – Husbandry Vocalitional Collage China ini merupakan bentuk tindak lanjut atas kesepakatan kerjasama sektor pendidikan dengan PT. MSM bersama group yang sudah berjalan sejak tahun 2016 yang lalu.

“Ini merupakan bentuk realisasi kerjasama antara pihak Pemprov Sulut dengan PT. MSM bersama group di sektor pendidikan, ada 39 anak didik dari Sulut yang akan segera diberangkatkan ke China untuk mengikuti kuliah selama 3 tahun, dibidang pertanian, bisnis dan pariwisata,” pungkas Kawatu.

Leave a Reply