Masalah UKIT ‘Menggelinding Liar’, BPMS GMIM Bentuk Tim Independen

Demonstrasi di UKIT saat Rektor UKIT, Yoppy A T Pangemanan SPd MM diganti beberapa waktu lalu.

Demonstrasi di UKIT saat Rektor UKIT, Yoppy A T Pangemanan SPd MM diganti beberapa waktu lalu.

Tomohon – Persoalan berlarut-larut di Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) terus menggelinding bagai bola salju. Puncaknya demonstrasi besar-besaran mahasiswa UKIT dipicu keluarnya SK Yayasan GMIM Ds A Z R Wenas yang memberhentikan sementara Yoppy A T Pangemanan SPd MM sebagai Rektor UKIT tertanggal 30 Agustus 2016.

Aksi protes ratusan mahasiswa yang dinaungi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UKIT dan Lembaga Advokasi UKIT turun ke jalan meminta penjelasan langsung dari pihak BPMS GMIM, Rabu (31/08/2016) lalu itu, akhirnya membuahkan hasil dengan diaktifkannya kembali Yoppy A T Pangemanan SPd MM sebagai Rektor UKIT.

Rupanya polemik UKIT yang terus menggelinding liar tersebut, langsung direspon Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM selaku Pembina Yayasan GMIM Ds. A.Z.R. Wenas Universitas Kristen Indonesia Tomohon dengan membentuk Tim Independen untuk penyelesaian persoalan UKIT tersebut.

Tak tanggung-tanggung BPMS GMIM mengeluarkan Surat Tugas (ST) Tim Independen dengan Nomor.K.1859/PPD.I.1/9-2016, Tertanggal 2 September 2016 yang ditandatangani oleh Ketua BPMS GMIM, Pdt Dr H.W.B. Sumakul dan Sekretaris BPMS GMIM Pdt Dr Hendry C.M.Runtuwene, S.Th,MSi.

Informasi yang didapatkan media online cybersulutnews.co.id, Tim Independen yang terdiri dari lintas profesi antara lain para Pendeta, Akademisi UKIT, Perwakilan Pria Kaum Bapa (PKB), Pengacara, Jemaat dan Yayasan itu, terdiri dari nama-nama yakni : Berty Lumempouw (Ketua Tim), Pdt. Handry Dengah MTh (Anggota), Pnt.Dr Hermanus Bawuoh (Anggota), Ir. Piet Wongkar, MSi (Anggota), Pdt. Marthen Rindengan, STh (Anggota), Djoly Sualang, SH,MH (Anggota), Drs.Karno Rumondor, SH,MH (Anggota), Pnt Iten Kojongian (Anggota), Suharto Sulengkampung,SH (Anggota), dan Hendry Kawet SH MH MM (Anggota).

Ketua Tim Independen, Berty Lumempouw mengatakan, tim ini sendiri bekerja secara Independen. “Atas nama tim meminta kepada semua pihak yang berkepentingan didalam persoalan ini untuk bisa menahan diri, jangan terpancing dan mari memberikan kepercayaan kepada tim ini untuk bisa bekerja secara objektif dan profesional,” kata Lumempouw pada Cybersulutnews.co.id.

Ditanya mengenai posisi Rektor UKIT saat ini ? Ketua Tim Independen menyatakan, selain persoalan yang berhubungan dengan Rektor UKIT, Tim Independen bekerja untuk menyelesaikan secara umum masalah-masalah yang ada di UKIT.

“Sehingga tidak ada muncul lagi argumen-argumen yang saling memojokan. Tunggu saja dalam waktu dekat pasti akan ada hasilnya. Yang jelas sebagai ketua tim atas nama BPMS GMIM. Mari kita juga bersama Institusi Gereja secara kelembagaan dan khususnya UKIT sebagai aset GMIM kepunyaan Jemaat untuk menyelesaikan dengan baik,” ungkapnya sembari menyambung semuanya alasan penggantian juga kita akan telusuri.

“Biar objektif. Yang jelas posisi kita adalah menemukan fakta yang benar. Bukan cuma sekedar opini atau karena faktor suka atau tidak suka. Dan kami tidak mudah diintervensi oleh siapapun. Dan kami akan bekerja sesuai aturan dan tentunya Tuhan,” jelas Aktifis anti korupsi ini.(deandra)

Leave a Reply