Menteri KLH Puji Kebersihan dan Keasrian Minut

Minut – Menteri Negara Lingkungan Hidup, Balthasar Kambuaya menilai Minahasa Utara (Minut) layak meraih kembali piala Adipura kelima kalinya, melihat daerah tersebut keberadaannya sangat asri.

“Sudah empat kali berturut-turut meraih adipura, jadi saya pikir Minut layak mendapatkannya kembali yaitu adipura kencana,” ujar Kambuaya saat melakukan kunjungannya di Minut Sulawesi Utara, sekaligus melakukan penanaman pohon di hutan kenangan, Jumat.

Kambuaya mengatakan, keasrihan maupun keindahan daerah Minahasa Utara yang hijau mungkin tidak dimiliki daerah lain.

“Saya sudah keliling Indonesia, tapi tidak ketemu seperti ini, dimana keberadaan daerahnya sangat baik juga bersih dan data menunjukkan begitu,” kata Kambuaya memuji.

Saat melintasi daerah Minahasa Utara kata Kambuaya, dirinya melihat bebas sampah.

Hal itu membuktikan kata Kambuaya, indeks pembangunan di Kabupaten Minut sangat tinggi bahkan menunjukkan daerah tersebut akan  berumur panjang.

Kambuaya memberi apresiasi kepada Bupati Minut, Sompie Singal, dimana Komitmennya begitu kuat terhadap lingkungan.

“Dengan program sentuh tanah, sentuh air dan sentuh budaya yang diterapkan pemerintah Minut sangat baik, sehingga kedepannya aman dan sentosa,” katanya menyanjung.

Suatu daerah kata Kambuaya Sangat bergantung pada lingkungan dimana kita berada.

“Merupakan pelajaran terbaik bagi saya saat mengunjungi Minahasa Utara, karena keindahannya sungguh tertata secara baik,” katanya.

Dia pun memberikan pencerahan, dimana hak setiap warga negara tentunya untuk hidup dalam lingkungan sehat dan baik.

“Dari sinilah kewajiban pemerintah baik pusat dan daerah, agar wajib memberikan pelayanan terbaik di bidang lingkungan kepada masyarakat,” katanya.

Kewajiban itu kata Kambuaya diantaranya wajib memastikan air yang dinikmati warga bersih dan sehat, udara yang sehat dan segar, lingkungan hangat juga sehat, sehingga pelayanan publik benar-benar dinikmati warga. Kambuaya datang ke Minahasa Utara bersama Deputi I Kementrian Lingkungan hidup, Imam Hendargo.

Adapun kedatangan rombongan sekaligus mencanangkan gerakan Indonesia Berseri (Bersih, asri Indah).

Sekaligus sebagai gerakan Indonesia bersih yang memiliki harkat dan martabat untuk harga diri bangsa. Kegiatan tersebut mengambil tema yaitu berseri Minutku sehat hidupku.

 

Sumber :Antara

Leave a Reply