Minahasa Tuan Rumah Hapsa WKI Sinode GMIM, Bupati ROR: Daerah Ini Diberkati Tuhan

Minahasa – Kabupaten Minahasa menjadi tuan rumah pelaksanaan Hari Persatuan (Hapsa) Wanita Kaum Ibu (WKI) se-Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), yang pelaksanaannya dilaksanakan di lapangan Gelora Kuntung Desa Kolongan Atas, Kecamatan Sonder, Sabtu (08/06) pagi.

Bupati Minahasa Ir Royke Octavian Roring MSi yang diberikan kesempatan menyampaikan prakata mengatakan, Kabupaten Minahasa menjadi daerah diberkati Tuhan karena hampir semua kegiatan kerohanian dilaksanakan di daerah ini. “Hari ini Minahasa sebagai tuan rumah. Minahasa diberkati karena hampir semua kegiatan dilaksanakan di Minahasa. Ini berarti berkat untuk daerah ini,” kata Bupati ROR.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa, dirinya pun kemudian mengucapkan terima kasih kepada panitia, seluruh perangkat terkait dan seluruh masyarakat Sonder, yang sudah boleh mensukseskan kegiatan saat ini meski libur.

Adapun kegiatan pelaksanaan Hapsa ini diawali dengan ibadah yang dipimpin Khadim Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode GMIM DR Hein Arina, dengan mengambil pembacaan Alkitab dalam Mazmur 128 : 1-6, yang kemudian usai ibadah dilanjutkan dengan pelantikan juri lomba kegiatan Hapsa WKI Sinode GMIM.

Ketua Panitia Hapsa WKI Sinode GMIM Dra Fenny Ch M Roring-Lumanauw SIP, dalam laporannya menyampaikan bahwa, Hapsa WKI Sinode GMIM ini merupakan wadah untuk menyatakan dan mempererat hubungan sebagai wanita gereja, khususnya di GMIM.

“Sebagai warga GMIM; menjadi kebanggaan kami sebagai tuan rumah kegiatan ini di bawah tema ‘Tuhan membawa kita dari samudera raya’, dan subtema ‘Wanita Kaum Ibu yang beraksi, melayani dan kreatif, menjunjung budaya daerah berwawasan kebangsaan’. HAPSA tahun ini menjadi ajang sangat bergengsi dan mendapat support yang luar biasa dari semua WKI se- GMIM,” kata Ketua TP-PKK Minahasa ini.

Menurutnya, ajang bergengsi dan mendapat dukungan seluruh WKI ini dibuktikan dengan jumlah peserta meningkat signifikan dari tahun sebelumnya, dengan 5 kegiatan berupa, ibadah agung, lomba gerak jalan, lomba senam jantung sehat, serta lomba baca Mazmur dan tenteng/junjung Sosiru. “Jumlah peserta yang terbanyak ialah gerak jalan yakni 122 regu, baca Mazmur 86 peserta, senam jantung sehat 47 regu dan tenteng sosiru 104 peserta,” kata Lumanauw.

Keunikan dari pelaksanaan Hapsa tahun ini juga dikatakan isteri Bupati ROR ini adalah, lomba tenteng sosiru menggunakan Kebaya Minahasa, yang tentunya mengangkat budaya sebagaimana sub tema kegiatan Hapsa tahun 2019 ini, dan disetiap lomba disediakan hadiah.

“Dalam ibadah agung Hapsa ini ada rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan karena dalam pelayanan WKI GMIM Tuhan memakai para hamba-Nya berperan dalam pengabdian kepada masyarakat bangsa dan negara,” ujarnya.

Selanjutnya, sambutan mewakili BPMS oleh Ketua WKI Sinode GMIM Dra Adriana Dondokambey MSi. Dirinya menyampaikan terima kasih serta penghargaan yang tinggi kepada panitia Hapsa Sinode GMIM, Komisi WKI Wilayah dan Komisi pelayanan jemaat, dalam menjalankan tugas pelayanan semoga Tuhan Yesus Kristus memberkati kita semua.

Gubernur Provinsi Sulut Olly Dondokambey SE, diwakili Kepala BKD Sulut DR Femmy Suluh dalam sambutannya mengatakan, melalui semangat dan kebersamaan ini, Pemerintah Provinsi Sulut menyampaikan apresiasi kepada seluruh WKI di berbagai aras dan juga mendukung program Pemerintah Provinsi Sulut.

“Secara kusus partisipasi seluruh WKI GMIM yang telah memilih anggota Presiden dan Wakil Presiden, DPR-RI, DPD-RI, Anggota DPRD Provinsi, Anggota DPRD Kabupaten/ Kota yang saat ini banyak yang terpilih dari GMIM. Disini peran kita sebagai GMIM kita harus merangkul gernerasi minelial dengan nilai nilai keimanan, iman tanpa pengetahuan adalah buta, seorang ibu penuh tanggung jawab kepada anak anak kita,dan selamat berlomba,” pungkasnya.(fernando lumanauw)

Leave a Reply