ODSK Konsisten Cegah dan Tangani Dampak Covid-19 di Masyarakat

Manado – Pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandouw (ODSK) terus melakukan upaya pencegahan sekaligus penanganan Covid-19 dan dampak yang ditimbulkan di masyarakat.

Ada sejumlah kebijakan pro rakyat terus diambil dan dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 untuk pencegahan penyebaran wabah Virus Corona atau Covid-19 dan pelayanan melalui jaring pengaman sosial pada masyarakat Sulut yang terdampak.

Tentunya, kebijakan populis yang dilakukan ODSK sinergis dengan pemerintah di 15 Kabupaten dan Kota.

Sinergitas ini tercermin pada jalannya Koordinasi lintas daerah dan hal itu sangat penting, sehingga ketika ada aturan yang diberlakukan, tidak ada yang merasa terpinggirkan apalagi merusak tatanan.

Pemerintahan Gubernur Olly dan Wagub Kandouw dalam memutus mata rantai pandemi, tetap konsisten, bekerja secara profesional, terprogram dan terukur.

Kebijakan yang diambil selalu melibatkan semua yang terkait, dan yang berkompeten di bidangnya.

Penerapan setiap kebijakan terupdate dan terupgrade, dengan melihat perkembangan setiap langkah yang dilakukan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah Pusat.

Sehingga aktifitas sebagai Gubernur dan sebagai Ketua Gugus Depan mampu berjalan seiring, seirama baik bersama Jajaran dengan tugas rutin, maupun bersama Tim Gugus Depan dengan tugas penanganan pandemi Covid-19.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah komando Gubernur Olly Dondokambey terus menyalurkan bantuan sembako untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi covid-19 di Sulut.

Sejak awal wabah Virus Corona mulai terjadi sejumlah kebijakan untuk pencegahan dan penanganan ODSK menjamin koordinasi dengan para Bupati dan Walikota untuk kerja bersama, bergotong royong dan kerja mapalus untuk pencegahan dan penanganan Covid-19.

Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Sulut Drs Steven OE Kandouw saat kunjungi masyarakat Sulut yang terdampak Covid-19

Gubernur Olly sebagai Ketua Gugus Tugas Provinsi minta pada Bupati dan Walikota agar berkonsentrasi penuh dan tidak diperkenankan meninggalkan wilayahnya selama masa penanganan Covid-19 berlangsung. Bahkan para kepala daerah diminta pula melaporkan secara berkala setiap kebijakan yang diambil dalam penanganan dampak penularan COVID-19 dan tetap berkoordinasi dengan Gubernur selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Sulawesi Utara dan melaporkan perkembangannya secara berkala.

Ini dituangkan melalui Surat Edaran Gubernur Sulut tertanggal 3 April 2020 sekaligus menindaklanjuti Keppres RI Nomor 9 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 , Permendagri Nomor 20 Tahun 2020 tentang Percepatan Penanganan COVID-19 di Lingkungan Pemda dan SE Mendagri Nomor 440/2622/SJ tanggal 29 Maret 2020.

Penyaluran bantuan lewat lembaga keagamaan

Kebijakan populis lain juga dilakukan ODSK dengan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19, baik untuk menunjang kerja paramedis, sarana medis, APD dan Bantuan Sembako pada masyarakat yang terdampak Covid-19.

Sementara Pemprov Sulut menyiapkan 7 lokasi Rumah Singgah Orang Dalam Perantauan (ODP) Covid 19, dimana warga yang berstatus ODP bisa menempati fasilitas ini dengan gratis dan tenaga medis disiapkan untuk memantau perkembangan ODP selama mengisolasikan diri di Rumah Singgah.

Pemerintah di 15 daerah juga, diajak harus menyiapkan rumah singgah agar semua tidak terfokus di Pemprov Sulut. Saat ini semua harus gotong royong, mapalus bersama-sama.

Termasuk pula penyediaan Lahan Pekuburan Korban Covid-19 Pemprov Sulut di Ilo-Ilo Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara.

Seiring dengan kebijakan di atas, ODSK pun terus melakukan pelayanan kepada masyarakat terdampak melalui penyaluran bantuan paket sembako.

Wakil Gubernur Sulut Drs Steven OE Kandouw saat menyerahkan bantuan paket sembako kepada masyarakat

Penyaluran bantuan ini melibatkan instansi internal Pemprov yakni Dinas Sosial Daerah Provinsi Sulut, Lembaga keagamaan dan Forkopimda Sulut serta berkoordinasi dengan pemerintah di 15 Kabupaten dan Kota.

Beberapa hari terakhir, ODSK terjun langsung membawa bantuan paket sembako untuk masyarakat di pesisir pantai selatan dan pantai utara Sulut serta sejumlah pulau di wilayah Kota Manado, Bitung dan Minahasa Utara.

Gubernur Olly Dondokambey SE saat menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga di sejumlah kepulauan di Minahasa Utara

Di wilayah pantai selatan ODSK membawa bantuan kepada masyarakat pesisir dan nelayan di Kabupaten Minahasa Tenggara, Bolsel dan Kabupaten Boltim. Sedangkan di pantai utara, ODSK menyisir wilayah pesisir Kabupaten Minahasa Selatan, Bolmong dan Kabupaten Bolmut.

Sementara bantuan paket sembako juga dibawa untuk warga pulau Lembeh (Bitung) dan Bunaken, Manado Tua, Siladen (Manado) serta warga pulau di Minahasa Utara (Nain, Mantehage, Talise, Bangka, Gangga, Kinabuhutan).

Bantuan yang disalurkan bagi masyarakat Sulut yang terdampak hingga kini sudah sebanyak 172.107 Paket Sembako untuk 15 Kabupaten dan Kota dari 255.000 paket sembako yang disediakan Pemprov Sulut. (Advetorial)

Leave a Reply