Pelaku Pembunuhan di Langowan Anak Masih Dibawah Umur

Minahasa – Persitiwa pembunuhan kembali terjadi di Kabupaten Minahasa, tepatnya di Desa Amongena Tiga Jaga III Kecamatan Langowan Timur, Minggu (05/04) dini hari, sekitar pukul 02.30 WITA.

Alfa Abdul (19), warga Desa Walantakan Jaga I, Kecamatan Langowan Utara, meregang nyawa di tangan anak dibawah umur terduga pelaku, berinisial T (16), warga Langowan dan masih terdaftar sebagai siswa aktif di salah satu SMA di Minahasa. Selain menghabisi nyawa Alfa Abdul, T juga menikam Steven Tumangkeng alias Penjo (24), teman sekampung Abdul.

Informasi diperoleh Cybersulutnews.co.id, peristiwa berawal ketika terduga pelaku T bersama tujuh temannya sedang berkumpul di rumah keluarga Saerang-Kolomban sambil acara makan-makan di Desa Amongena Tiga Jaga III.

Tak lama berselang, datang kendaraan bermotor berboncengan tiga dengan membawa senjata tajam ditangan, tak lain adalah Abdul Cs. Pelaku yang melihat hal itu bersama teman-temannya lalu mencegat dengan menggunakan tombak, yang membuat kendaraan yang ditumpangi Abdul Cs roboh.

Saat terjatuh, pelaku T langsung menghunuskan tombak yang dipegangnya ke perut Abdul bagian kanan, tembus ke bagian belakang. Selanjutnya pelaku menikam korban Steven dibagian perut sebelah kiri, sedangkan teman mereka Exel berhasil kabur.

Keterangan Edward Timisela alias Edo, teman dari Abdul Cs, sekira pukul 02.20 W, dirinya dan kedua korban berkumpul dirumah keluarga Botu-Tangian di Desa Walantakan Jaga I. Mereka kala itu sedang bermain game online sambil meneguk miras. Korban yang kala itu sudah dalam pengaruh miras tiba-tiba beranjak dengan sepeda motor menuju Desa Amongena Tiga kompleks KPR.

Edo bersama temannya Love Botu alias Boting, karena khawatir terjadi sesuatu dengan Abdul, mereka lalu menyusul dengan sepeda motor. Sesampai di Desa Amongena Tiga, saksi menemukan korban Steven dan Alfa dijalan raya dengan keadaan terluka, lalu melarikan kedua korban ke Rumah Sakit Budi Setia Langowan.

Kapolres Minahasa AKBP Denny I Situmorang SIK melalui Kasubag Humas AKP Ferdy Pelengkahu, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, kurang dari sejam, tim Resmob Polres Minahasa dibawa pimpinan Aipda Ronny Wentuk, berhasil meringkus lelaki T bersama barang bukti tombak.

“Motifnya hanya karena para korban sudah miras dan membawa sajam, kemudian dicegat pelaku dan terjadi penganiayaan yang berujung kematian. Saat ini tersangka telah diamankan di Mapolres untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” ujar Pelengkahu.

“Untuk mengantisipasi terjadinya perkelahian lanjutan antar kelompok karena aksi balas dendam, Kepolisian telah mengambil tindakan pencegahan dengan melakukan pengamanan di desa pelaku dan korban,” pungkasnya.(fernando lumanauw)

Leave a Reply