Pentas Seni Budaya dan Karnaval Bendi Festival Benteng Moraya Bakal Ramaikan Tondano

Minahasa – Kegiatan Pentas Seni Budaya Minahasa dan Karnaval Bendi Hias, Festival Benteng Moraya 2018 dalam rangka mensukseskan even Pesona Minahasa, dipastikan bakal ramaikan Kota Tondano, Jumat (09/02) besok siang, pukul 13.00 WITA.

Kegiatan ini oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Minahasa Agustivo Tumundo SE MSi, belum lama ini mengatakan, akan dibuka langsung oleh Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi.

“Acara ini akan dibuka langsung oleh pak Bupati JWS,” kata Tumundo.

Dikatakan Tumundo, dalam sesi Pentas Seni Budaya Minahasa, akan di tampilkan berbagai atraksi kasenian meliputi tarian Maengket, Pisok, Kabasaran, Musik Bambu dan Musik Kolintang.

Ditambahkan mantan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Minahasa ini, setelah Bupati JWS melepas peserta Karnaval Bendi Hias ini, Bupati dan Ibu Ketua TP PKK Dr Olga Sajow-Singkoh akan turut menjadi peserta karnaval dengan menumpang Bendi yang dihias dengan unik, kemudian diikuti oleh Bendi Hias Wakil Bupati Minahasa, Sekdakab Minahasa, Forkopimda, Kepala Instansi vertikal, BUMN, BUMD, para pajabat Pemkab, Camat, Kepala Sekolah dan masyarakat umum lainnya.

“Selain membuka acara, pak Bupati bersama ibu Olga juga akan menjadi peserta, yang juga diikuti seluruh jajaran Pemkab Minahasa dan undangan lainnya. Kegiatan ini akan memperebutkan Trophy Bupati Minahasa, Trophy Wakil Bupati Minahasa dan Trophy Sekdakab Minahasa serta sejumlah Uang Tunai Jutaan Rupiah bagi pemenang Juara I, II dan III. Sedangkan Juara Favorit akan memperoleh Trophy Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata,” pungkas Tumundo yang kala itu juga didampingi Kepala Bidang Pariwisata Ir Diane Najoan selaku Ketua Panitia.

Adapun yang akan menjadi kriteria penilaian lomba Bendi Hias ini pertama, kelengkapan bendi berupa lonceng, penunjuk arah, tempat buangan kuda, tempat sampah, cepatu kuda, kacamata kuda, lampu serta perlengkapan lainnya, kedua hiasan yang menggambarkan dan mempromosikan tema “Benteng Moraya” serta budaya dan pariwisata Minahasa, ketiga kerapihan, kebersihan dan keindahan bendi dan kuda, dan keempat kreativitas dan keunikan hiasan bendi.(fernando lumanauw)

Leave a Reply