Perintah Langsung Kapolres, Sembilan Pelaku Curanmor dan Curanik di Bitung di Tembak Polisi

Bitung – Kapolres Bitung AKBP Stefanus Tamuntuan SIK MH, memerintahkan kepada anggotanya agar menenbak ditempat bagi para pelaku pencurian dengan kekerasan, bila kedapatan.

Hal ini dikatakan Kapolres melalui Kepala Satuan Reskrim Polres Bitung AKP Edy Kusniadi SH, saat menggelar Konferensi Perss kasus pencurian, yang berhasil diungkap selang akhir tahun 2018 dan awal tahun 2019, bertempat di Mapolres Bitung, Rabu (16/01).

Dikatakan Kusniadi, tindak tembak ditempat ini untuk memberi efek jera pada pelaku, guna menekan kasus pencurian di Kota Bitung. Alhasil, sembilan pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), pencurian barang elektronik (Curanik) dan jambret, merasakan timah panas.

“Tembak di tempat adalah instruksi Kapolres untuk membuat jera para pelaku pencurian yang belakangan ini meresahkan masyarakat. Ada 12 orang pelaku pencurian yang berhasil ditangkap, sembilan diantaranya didor,” kata Kusniadi.

Dikatakan Kusniadi, para pelaku masing-masing BB (29), AP (25), KAN (19), GG (27), NL (42), RB(23), AR (20), BS (18), BY (25), AA (19), BGA(21) dan SS(24), umumnya residivis atau sudah pernah mendekam di Lapas Klas IIB Tewaan dengan kasus yang sama. “Rata-rata residivis, ada yang sudah dua kali ditangkap dan ada juga yang suda empat kali,” ujarnya.

“Para pelaku ini beraksi di Kecamatan Aertembaga, Matuari, Maesa, Madidir, Girian, dan Ranowulu. Namun yang paling banyak beraksi di Aertembaga, Maesa dan Matuari,” ujar Kusniadi lagi.

Para tersangka ini dijerat dengan Pasal 365 KUHP, tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. Mereka bersama barang bukti 12 unit sepeda motor, enam unit handphone dan satu unit laptop, kini ditahan di Mapolres Bitung.(fernando lumanauw)

Leave a Reply